Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Angka Pembajakan Laut 2016 Paling Rendah Selama 20 Tahun Terakhir

Pemuda Maritim - Angka pembajakan kapal di laut turun pada paruh pertama 2016 turun tajam setara dengan tahun 1965. Biro Maritim Internasional IMB memuji langkah Indonesia dan Menteri Susi Pudjiastuti yang sangat tegas.
Symbolbild Piraterie Afrika

Maritime Internasional Bureau (IMB) yang berpusat di Kuala Lumpur menyebutkan, selama paruh pertama 2016 tercatat ada 98 kasus pembajakan dan perampokan bersenjata di laut. Turun tajam dibandingkan 134 kasus pada periode yang sama tahun lalu.

Menurut IMB, ada 73 kapal motor yang diserang dan dinaiki pembajak, lima diantaranya kemudian dibajak dan pada 12 kasus terjadi upaya penyerangan.

"Turunnya angka pembajakan global adalah kabar menggembirakan," kata direktur IMB Pottengal Mukundan dalam sebuah pernyataan.

Dua faktor utama (yang berkontribusi pada penurunan) adalah kemajuan yang terjadi di sekitar perairan Indonesia dan upaya internasional meredam aksi bajak Somalia di kawasan lepas pantai timur Afrika", demikian disebutkan selanjutnya.

IMB memuji langkah-langkah pengamanan yang diterapkan oleh otoritas Indonesia di berbagai kaswasan pelabuhannya.

Angka pembajakan di Indonesia pada paruh pertama tahun 2016 turun menjadi 24 kasus, dari 54 kasus pada periode yang sama tahun 2015.

IMB juga memuji kesigapan Angkatan Laut Indonesia membebaskan kembali tanker yang dibajak di lepas pantai Kalimantan Barat bulan Mei lalu. "Inilah respon tegas yang diperlukan dalam menanggapi ancaman-ancaman semacam itu", kata IMB:
Pagi hari, pelabuhan kota Danang di Vietnam tengah mulai aktif. Sektor perikanan sejak dulu pegang peranan penting dalam perekonomian negara tersebut.

Indonesia sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo mengambil langkah tegas terhadap penangkapan ikan ilegal dan aksi pembajakan di wilayahnya.

Hubungan Indonesia dan Cina sempat tegang setelah Angkatan Laut Indonesia menangkap beberapa kapal harimau pukat Cina yang melakukan penangkapan ikan ilegal di wilayah perairannya, sekalipun kapal-kapal itu dijaga oleh kapal penjaga pantai Cina.

Tapi IMB juga menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya kasus penculikan anak buah kapal di Teluk Guinea. Tujuh dari sepuluh kasus penculikan di laut pada periode Januari - Juni 2016 terjadi di kawasan itu.
Sumber : www.dw.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply