Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Nelayan Malaysia Diduga Diculik Kelompok Bersenjata Filipina


Pemuda Maritim - Lima nelayan Malaysia diduga diculik kelompok bersenjata yang berbasis di Filipina Selatan. Senin 18 Juli kemarin, kapal mereka meninggalkan Teluk Dent Heaven di sebelah timur Sabah, Malaysia.

Kelima nelayan itu adalah Abd. Rahim, Summas, Tayudin Anjut, Fandy Bakran, Muhammad Jumadil Rahim, dan Mohd. Ridzuan Ismail. Mereka berlayar dengan kapal tunda milik perusahaan Malaysia yang berbasis di Tawau, Malaysia.

Komisioner Kepolisian Sabah Datuk Abdul Rashid Harun mengatakan polisi belum memastikan apakah keempat nelayan dari Sabah dan seorang dari Pahang itu diculik. Polisi belum yakin dengan keberadaan mereka.

"Bami belum memastikan ini penculikan. Meskipun  belum ada permintaan tebusan dari pihak manapun. Kelima kru kapal tidak bisa dikontak. Kami berharap siapapun dapat membantu kita memberikan informasi hilangnya nelayan," kata Abdul Rashid, Selasa (19/7/2016).

Abdul Rashid mengatakan, pada Minggu 17 Juli, awak Kapal Tunda Serudong 3  menarik Kapal Tongkang Serudong 4 dari Sandakan. Mereka harusnya tiba di Semporna pukul 5 sore pada Selasa ini.

Namun, lanjut dia, pada Selasa pukul 2 siang, awak Kapal Tunda lain Tug 9 yang berlayar dari Tawau ke Kinatabangan melihat Kapal Serudong 3 dan Serudong 4 ditinggalkan awaknya dalam keadaan mesin menyala, dekat dengan Teluk Dent Heaven, Sabah, Malaysia. Mereka lalu menelepon pemilik kapal.

Tiga puluh menit setelah hilangnya kru kapal, polisi langsung melakukan penyelidikan. Mereka mendapatkan kompas navigator kapal Tug Serudong 3 hilang.

Sementara itu, Deputi Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Muhammad Zahid Hamidi yakin kelompok bersenjata yang berbasis di Filipina Selatan ada di balik penculikan dalam beberapa peristiwa terakhir di perairan Sabah. Pasalnya, mereka pernah mencari sandera di perairan ini.

"Sejauh ini, kami belum menerima adanya permintaan tebusan dari pihak manapun. Tetapi saya yakin, peristiwa penculikan-penculikan terakhir dilakukan oleh kelompok yang sama. Termasuk penculikan warga negara Malaysia dan turis asing," kata Zahidi dalam sela-sela kunjungannya ke New Delhi India.
Sumber : metrotvnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply