Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Ratusan Kapal Nelayan Tanpa Izin Pelayaran

Pemuda Maritim - Pas kecil ratusan kapal milik nelayan berukuran di bawah 7 GT (Gross Tonage) banyak yang sudah kedaluwarsa. Surat pelayaran atau yang biasa disebut pas kecil untuk kapal penangkap ikan itu, belum diperpanjang oleh pemiliknya.

Surat itu merupakan dokumen pelayaran yang harus diimiliki nelayan saat melakukan aktivitas menangkap ikan atau sedang muat barang di laut. Pas kecil layaknya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bagi kendaraan darat itu hanya berlaku selama satu tahun.

Kepala Dishubkominfo Sampang Ali Wafa melalui Kabid Perhubungan Laut Mohammad  Chotibul Umam mengatakan, dari ribuan kapal yang ada di perairan Sampang hanya sebagian kecil yang mengurus izin pelayaran. Bahkan, dari yang sudah yang memiliki pas kecil banyak yang tidak memperpanjang surat untuk pelayaran itu.

“Jumlah pastinya yang tidak memperpanjang pas kecil belum kami data, namun yang jelas masih ada ratusan nelayan yang izin pas kecil nya sudah tidak berlaku alias kedaluwarsa,” paparnya, Senin (18/7).

Umam menjelaskan, penyebab banyaknya nelayan yang belum memperpanjang izin pelayaran itu murni karena minimnya kesadaran dari para nelayan. Sebab, dalam pengurusan pas kecil itu sangat mudah dan murah.

Pas kecil itu menjadi salah satu bukti bahwa kapal yang dimiliki nelayan itu legal dan diperbolehkan untuk berlayar. Pas kecil berlaku satu tahun, sehingga bagi yang tidak memperpanjang masa aktifnya, kata Umam, bisa disebut tidak memiliki pas kecil.

Padahal sebelumnya pihaknya sempat bertindak tegas dengan menahan kapal tanpa pas kecil. Ia menyarankan agar nelayan segera memproses pembuatan maupun perpanjangan pas kecil itu.

“Kami rutin menggelar operasi laut, jadi sebelum terjaring diharapkan untuk segera menguruus kelengkapan izin pelayarannya,” tegasnya.
Sumber : korankabar.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply