Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » APMI Kecam Upaya Luhut Untuk Merevisi Perpres 44/2016

doc. www.arah.com

Pemuda Maritim - Rencana Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk merevisi Perpres 44/2016 tentang pelarangan asing terhadap usaha perikanan tangkap di Indonesia, menuai kritik dari berbagai pihak. 

Asosiasi Pemdua Maritim Indonesia (APMI), melalui Sekjennya Ahlan Zulfakhri,  menyampaikan rencana pencabutan Perpres tersebut perlu di tinjau kembali oleh Luhut sebagai menkomaritim yang baru. 

”Sebagai menkomaritim baru seharusnya Luhut mampu membentuk konsolidasi kuat untuk membangun maritim Indonesia,” Tandas Ahlan.

"Pasalnya perlu di garis bawahi bahwa Luhut merupakan orang ketiga yang mengisi Kementrian Kordinator kemaritiman setelah Indroyono dan Rizal ramli" Terang Ahlan.

"Artinya dengan tiga kali pengantian tersebut bisa disimpulkan bahwa kemenkomaritim belum memiliki format yang cukup mumpuni untuk mendukung visi Presiden mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” Jelas Ahlan.

Ahlan menyampaikan seharusnya sebagai kemenkomaritim harus memiliki jiwa nasionalisme kemaritiman yang cukup tinggi. 

”Tentunya hal tersebut diwujudkan dengan mengedepankan peran pengusaha nasional untuk lebih berperan dalam meningkatkan industri perikanan,” tambah Ahlan 

Sambung Ahlan, ”Harapan besar natuna dapat menjadi prototipe model industri perikanan tangkap terintegrasi.”

”Sebagai kemenkomaritim seharusnya luhut bukan hanya mengurusi mengenai perikanan tangkap, melainkan membuat format yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kinerja kemenkomaritim, jangan sampai ada pergantian keempat kalinya untuk kementrian kordinator yang menjadi ujung tombak visi maritim indonesia,” tegas Ahlan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply