Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Dua Lembaga Sosialisasi terkait Sampah dan Lingkungan di Kampung Nelayan, Ternyata Ini Tujuannya

Pemuda Maritim - Komunitas Batu Hijau Bootcamp bekerjasama dengan Yayasan Tunas Hijau didukung PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) sosialisasi pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Kampung Nelayan Kejawan Lor, Pantai Kenjeran, Rabu (24/8/2016) sore.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71. Tahun ini, kegiatan ini mengusung tema "Dari Timur ke Barat".

Para anggota komunitas ini melakukan rangkaian kegiatan selama enam hari mulai 22 - 27 Agustus 2016.

Mereka melakukan perjalanan dari Sumbawa Barat - Surabaya - Yogyakarta - Jakarta.
Di setiap kota tersebut, para anggota komunitas ini singgah dan melakukan kegiatan sosial.

Di Kejawan Lor, mereka sosialisasi kebersihan lingkungan ke 30 anak kecil menggunakan metode permainan.

Harapannya mereka kelak bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan sekitarnya.

Di Surabaya, komunitas ini memberikan pelatian bagi anak-anak nelayan mengenai cara hidup ramah lingkungan. Mereka menanamkan nilai - nilai perduli lingkungan sejak dini.



"Diharapkan kesadaran tersebut dapat terus terjaga, mereka dapat bertanggung jawab terhadap alam serta lingkungannya di masa datang," kata Rachma Shouma, anggota komunitas Batu Hijau Bootcamp.

Dia mengaku senang karena mendapatkan kesempatan berbagi pengalaman dan inspirasi kepada anak-anak di Kejawan Lor.

"Saya memang peduli dengan lingkungan, dan saya bangga bisa ikut program ini. Selain belajar, saya bisa mengkampanyekan program menjaga kebersihan lingkungan," terangnya.

Amelthia Rahel , anggota komunitas lainnya menambahkan, di balik kemegahan Kota Surabaya ternyata masih ada kampung yang peduli dengan lingkungan. Masih ada beberapa orang yang masih tetap menjunjung tinggi gaya hidup sehat.

"Saya bersama komunitas ini berkomitmen untuk memotivasi mereka khususnya anak muda agar tetap menjaga lingkungannya tetap bersih dan hijau," tandasnya.

Terpisah, Pengurus Yayasan Tunas Hijau Suud Kevin mengaku sangat berterima kasih dengan waktu yang diluangkan komunitas batu hijau untuk mampir ke Kejawan Lor.

"Saya juga berterima kasih sudah dibantu 25 keranjang pengomposan dan bak sampah ukuran 660 liter. Bantuan ini akan kami maksimalkan untuk aksi peduli bumi agar lebih baik kedepannya," pungkasnya.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply