Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kemenko Maritim bersama AMBIN Gelar "Program Pengenalan Wawasan Kemaritiman untuk Anak Indonesia (PPWK-AI)"

Peserta dan Panitia PPWK-AI berfoto bersama

Pemuda Maritim  - Deputi Bidang SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Asosiasi Mitra Bahari Indonesia (AMBIN) menyelenggarakan Program Pengenalan Wawasan Kemaritiman untuk Anak Indonesia (PPWK-AI). Program ini dilaksanakan di  kota, Surabaya, Jakarta, Batam dan Padang. 

Kegiatan di Jakarta dilaksanakan pada tanggal 22- 23 Agustus 2016. Hari pertama pelaksanaan di Teater Aquarium Seaworld Ancol di Jakarta, sedangkan pada hari kedua dilaksanakan di pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Peserta kegiatan ini adalah anak-anak SD Se-Jabodetabek sebanyak 50 orang, beserta tamu undangan. Secara garis besar tujuan acara ini adalah memperkenalkan sejak dini kepada anak-anak tentang bangsa pelaut, kemaritiman dan negara kemaritiman. 

Kegiatan hari pertama adalah pembukaan program oleh Dr. Ir Syafrie Burhanuddin, DEA selaku Deputi IV Bidang Maritim, Kementerian Koordinator Kemaritiman, kemudian dilanjut dengan pemberian materi oleh tim pengajar.  

Dalam sambutannya, Syafrie menyampaikan mengenai wawasan tentang kelautan dan perikanan kepada peserta yang hadir. 
Beliau bangga ternyata peserta yang hadir cukup antusias, dibuktikan dengan pemahaman peserta yang hadir mampu menjawab pertanyaan yang beliau berikan. Beliau berharap semoga anak-anak yang hadir menjadi generasi yang cinta maritim. 

Acara selanjutnya, anak-anak mendengarkan dongeng tentang laut yang disampaikan oleh Kang Syamsul. 
Dalam dongennya Kang Syamsul bercerita tentang kerajaan laut yang aman tenteram, tetapi lama kelamaan para penghuni merasa tidak nyaman dengan lingkungan lautnya. Hal ini dikarenakan lingkungan mereka telah tercemar oleh ulah manusia yang membuang sampah sembarang. Raja resah akan hal itu, tetapi di tengah keresahan tersebut raja masih punya harapan yang besar terhadap anak-anak generasi yang cinta maritim. 
Kang Syamsul mengajak anak-anak mencintai laut dengan pendekatan berbeda, yaitu dengan dongeng. Hal ini di yakini bisa memberikan pemahaman yang mendalam mengenai maritim kepada anak –anak generasi muda.



Dalam acara Program Pengenalan Wawasan Kemaritiman untuk Anak Indonesia (PPWK-AI) juga disampaikan modul mengenai Pengenalan Wawasan Kemaritiman bagi Anak-anak Indonesia. Secara garis besar modul tersebut berisi tentang:
1. Mengapa bangsa Indonesia disebut “bangsa pelaut”?;
2. Apa artinya “maritim” dan “kemaritiman”?;
3. Mengapa negara Indonesia disebut “negara maritim”?;
4. Apa saja “kerajaan- kerajaan maritim” yang pernah ada di Nusantara?;
5. Bagaimana Indonesia bisa menjadi “negara maritim” yang kuat di dunia?;
6. Biota laut dan pemanfaatanya;
7. Konservasi ekosistem pesisir dan laut; dan 
8. Nilai ekonomi kelautan.

Materi dalam modul tersebut disampaikan oleh tim pengajar yang berasal dari AMBIN, dalam kegiatan tersebut anak-anak diberikan materi mengasyikkan sehingga mereka paham dan mengerti bahwa Indonesia dalah negara Maritim. Hari kedua dilaksanakan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Disini anak-anak diajak untuk mengamati dan melihat langsung mengenai ekosistem laut diantaranya mangrove, lamun dan terumbu karang beserta biota laut lainnya. Diharapkan dengan pengamatan langsung anak-anak lebih mengetahui dan memahami keindahan ekosistem-ekosistem yang ada di laut dan sekitarnya. Sehingga dengan demikian mereka secara sadar akan mencintai dan menjaga laut Indonesia. (Adit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply