Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Meulaboh-Sinabang Kembali Terhubung dengan Tol Laut

Pemuda Maritim - Provinsi Aceh yang terdiri dari 23 kabupaten/kota memiliki wilayah daratan dan laut cukup luas dengan pulau-pulau terluar berpenduduk bermacam etnis lebih dari lima juta jiwa.

Meulaboh (Kabupaten Aceh Barat) dan Sinabang (Kabupaten Simeulue) adalah dua daerah yang memiliki hubungan erat seperti orangtua dan anak walaupun dipisahkan oleh panjangnya lautan Samudera Hindia Indonesia.

Gempa bumi disusul gelombang tsunami 2004 menyebabkan hubungan jalur laut kedua daerah ini terputus karena infrastruktur pelabuhan Meulaboh di Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan telah hancur porak-poranda.

Pemerintahan Jokowi Dodo (Jokowi)-Yusuf Kalla (JK) mewujudkan impian masyarakat kedua daerah ini untuk menyatu kembali lebih dekat, melalui program pengembangan tol laut Indonesia untuk memperkuat poros maritim.

Sebagai langkah awal pada Jumat 5 Agustus 2016 Kementrian Perhubungan RI, PT ASDP Indonesia (Persero), Dishub Aceh, Dishubtel Aceh Barat serta Syahbandar melakukan uji sandar untuk mengetahui kelayakan beroperasinya pelabuhan penyebarangan Meulaboh di Kuala Bubon, Kecamatan Sama Tiga.

Dengan beroperasinya pelabuhan penyeberangan Meulaboh-Sinabang sangat membantu terpenuhinya animo masyarakat yang semakin tinggi, selama ini tidak terangkut optimal karena layanan treyek pengangkutan masih terbatas.

"Ini memang sudah sangat lama diharap dan dinantikan masyarakat kita di Simeulue, selama ini paling banyak masyarakat kita tujuannya ke daratan Meulaboh maupun ke Banda Aceh mengunakan pelabuhan Labuhan Haji,"kata Kepala Dinas Perhubungan Simeulue Narmaidin.

Jadwal pengangkutan masyarakat dengan dua unit kapal feri KMP Teluk Sinabang dari Simeulue menuju daratan Labuhan Haji adalah empat kali dalam satu minggu, kemudian satu unit KMP pelabuhan Singkil melayani dua kali dalam satu minggu.

Idealnya layanan pengangkutan terpenuhi setiap hari, melalui pelabuhan Meulaboh nanti diharapkan dapat terpenuhi trayek delapan kali dalam satu minggu, artinya juga ada satu kali trayek untuk jam siang hari.

Harapan besar masyarakat Simeulue dan masyarakat pebisnis, pemerintah pusat merealisasikan usulan Pemerintah Provinsi Aceh terhadap penambahan kapal baru untuk mengoptimalkan pelayanan tol laut Indonesia.

Karena yang sering mengalami kendala pada saat-saat tertentu adalah pengangkutan kendaraan yang mengangkut barang kebutuhan pokok masyarakat menuju Simeulue yang didatangkan dari pasar Medan Sumatera Utara karena kapasitas kapal penyeberangan sangat terbatas.

"Kita yang dari Simeulue inikan pada hakikatnya berharap ada satu kepastian jadwal transportasi ke daratan itu setiap hari, terserah itu mau gunakan jalur mana. Beroperasinya pelabuhan Meulaboh ini semoga menjadi alternatif,"imbuhnya.
Sumber : rimanews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply