Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Mulai Bulan ini, KKP Lindungi Sejuta Nelayan dengan Asuransi

Pemuda Maritim -  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan asuransi nelayan akan bergulir pada awal Agustus 2016 ini. Saat ini, KKP sudah menyepakati skema asuransi dengan perusahaan asuransi yang akan menjadi pelaksana.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan, asuransi nelayan melindungi nelayan dari kecelakaan akibat aktivitas penangkapan ikan, berupa uang pertanggungan untuk kematian senilai Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta, dan biaya pengobatan Rp 20 juta.

Selain itu, asuransi nelayan juga memberikan uang pertanggungan untuk kecelakaan selain akibat aktivitas penangkapan ikan, yaitu kematian senilai Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta, dan biaya pengobatan Rp 20 juta.

Namun, KKP belum bersedia membeberkan perusahaan yang akan menjadi operator asuransi pertanian ini. "Besok (hari ini) baru kami umumkan siapa yang menjadi operator. Namun, soal skemanya sudah kami setuju seluruhnya," ujar Susi, Senin (1/8).

Yang jelas, terdapat sejumlah perusahaan asuransi yang mengikuti lelang asuransi nelayan ini seperti PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dan PT Asuransi Jiwasraya.

Susi menambahkan, KKP hanya akan memberikan asuransi untuk nelayan kecil dengan kapal ukuran di bawah 10 gross ton (GT), sesuai amanah Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

"Sedangkan untuk Anak Buah Kapal (ABK) ada asuransi dari perusahaan atau perorangan pemilik kapal," ujarnya.

KKP mengalokasikan anggaran senilai Rp 175 miliar untuk membayar premi asuransi untuk 1 juta nelayan selama setahun pertama, atau turun dari anggaran semula Rp 250 miliar. Adapun KKP menanggung seluruh premi sehingga nelayan tidak perlu membayar premi lagi.

Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar menambahkan, syarat untuk nelayan yang ingin memperoleh asuransi nelayan adalah memegang kartu nelayan. Saat ini,

KKP sudah mendata 824.000 nelayan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nelayan dengan kapal ukuran di bawah 10 GT di Indonesia mencapai 2,7 juta."Kami terus mendata nelayan berbarengan dengan peluncuran asuransi," ujar Zulficar.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply