Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » 'Surga' Ada di Bawah Laut Indonesia

Pemuda Maritim -  Tidak perlu jauh-jauh liburan ke luar negeri untuk melihat surga dunia. Indonesia saja punya alam bawah laut memesona yang layak disebut seperti surga.

Dari Wakatobi di Sulawesi Tenggara hingga Karimunjawa di Jepara, ada banyak alam bawah laut Indonesia yang indah bak surga. Warna-warni terumbu karang hingga ikan hias yang ada dijamin akan membuat Anda betah berlama-lama menyelam di Indonesia.

Oleh sebab itu, tak sedikit wisatawan asing hingga lokal yang liburan ke sejumlah destinasi di Indonesia untuk diving. Dihimpun detikTravel, Kamis (4/8/2016) inilah 5 surga bawah laut di Indonesia:

1. Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Menyebut nama Wakatobi di Sulawesi Tenggara, tentunya traveler setuju jika alam bawah lautnya disebut sebagai surga dunia. Terumbu karang warna-warni serta biota cantik lainnya dijamin dapat memanjakan traveler pecinta diving.

Di Wakatobi, traveler dapat mencoba menyelam di beberapa titik yang tersohor akan keindahannya. Contohnya seperti di Wangi-wangi dan Tomia. Di Wangi-wangi, ada Nua Shark Point dan Coloseum. Sedangkan di Tomia ada Roma, Ali Reef, Fan 38 West, Pocket, Fan garden, dan Table Coral City

Bagi yang belum jago diving dan tidak dapat menyelam jauh, aneka biota laut unik pun dapat dinikmati dengan visibility alias jarak pandang yang mencapai 20-25 meter saja. Cukup menyelam di bawah air, dan Anda dapat melihat surga dunia ala Wakatobi.

2. Takabonerate, Sulawesi Selatan

Wakatobi dan Raja Ampat, sudah dikenal sebagai surga dunia bawah laut di Indonesia. Ada satu lagi tempat seperti itu dan lebih spesial, karena punya atol terindah ketiga di dunia. Namanya adalah Takabonerate!

Takabonerate merupakan Taman Nasional yang berada di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Dalam bahasa Bugis, namanya punya arti hamparan karang di atas pasir. Itu menunjukan, kepulauan masuk dalam taman nasional ini memiliki atol alias terumbu karang di bawah laut yang berbentuk melingkar mengelilingi kepulauan.

Untuk soal keindahan terumbu karang, Takabonerate pun boleh diadu dengan Raja Ampat di Papua. Ada 26 titik diving di Takabonerate yang bisa dieskplore. Belum lagi 18 pulaunya yang bisa dieskplore dan dinikmati keindahannya.

Sayangnya lokasi Takabonerate boleh dibilang terpencil dan cukup jauh dari Makassar. Traveler harus naik mobil dulu 5 jam ke Bulukumba dan lanjut 2 jam naik kapal ke Kepulauan Selayar. Dari situ, ada operator tur untuk sewa kapal atau langsung ke Pelabuhan Kota Benteng selama 4 jam perjalanan. Jauh tapi setara dengan keindahan alam bawah laut dan pulaunya.

3. Bunaken, Sulawesi Utara

Masih dari Sulawesi, berikutnya adalah Bunakaen di Sulawesi Utara. Taman laut Bunaken tak hanya terkenal di kalangan turis dalam negeri saja, tapi juga luar negeri. Di sinilah salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk snorkeling dan diving.

Traveler pun tidak hanya bisa singgah ke Pulau Bunaken, tapi juga ke empat pulau lain yang ada di sekitar. Contohnya seperti Manado Tua, Siladen, Mantehage dan Nain. Setiap spot pun menyajikan keindahan bawah lautnya yang memesona.

Salah satu rekomendasi spot diving adalah Pangalisang yang masih masuk di kawasan Bunaken. Dibanding spot lain, biota laut yang ada di Pangalisang tergolong ramai ketimbang lainnya.

Untuk mencapainya butuh waktu sekitar 30 menit dari Pelabuhan Manado ke Bunaken dengan menggunakan perahu. Sesampainya di Pulau Bunaken, traveler masih harus bayar tiket masuk sekitar Rp 2.500 per orang untuk biaya konservasi.

4. Pulau Menjangan, Bali

Sebagai pulau yang paling ramai didatangi wisatawan mancanegara di Indonesia, Bali pun punya 'surga' bawah laut. Tepatnya ada di Pulau Menjangan yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat, Kabupaten Buleleng.

Berada di kawasan Taman Nasional, biota laut yang ada di Pulau Menjangan boleh dibilang cukup terjaga. Selain itu, Pulau Menjangan juga disucikan oleh masyarakat penganut agama Hindu setempat. Tidak sembarangan orang bisa datang ke mari, selain untuk sembahyang dan berwisata.

Selain terumbu karang, aneka ikan beragam warna bisa traveler temui di sini dalam jumlah yang banyak dalam kelompok. Mereka berenang ke sana ke mari, seakan mengiringi traveler yang sedang snorkeling maupun diving.

Menuju ke pulau ini bisa dengan menggunakan perahu dari dermaga penyeberangan Labuhan Lalang atau Labuhan Banyu Wedang. Traveler bisa menyewa perahu seharga Rp 300.000 dengan kapasitas sekitar 10-12 orang penumpang dan lanjut menempuh jarak sekitar 20 menit hingga tiba di Pulau Menjangan.

Jangan lupa juga membayar membayar tiket masuk seharga Rp 2.500 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 untuk wisatawan asing. Diving boleh, tapi juga harus memberi kontribusi untuk biaya perlindungannya.

5. Karimunjawa, Jawa Tengah

Surga bawah laut terakhir adalah Karimunjawa di Jepara, Jawa Tengah. Kota Jepara memang dikenal sebagai tempat lahirnya RA Kartini, tapi keindahan bawah laut Karimunjawa malah lebih dikenal dan sudah populer di kalangan wisatawan.

Biasanya traveler yang liburan ke Karimunjawa sering singgah ke Pulau Menjangan Kecil, Pulau Kecil, atau di antara Pulau Menjangan. Semua pulau itu menawarkan alam bawah laut memukau. Sekali menyelam rasanya tak ingin cepat-cepat naik!

Perjalanan ke Kepulauan Karimunjawa dapat ditempuh dari Pelabuhan Kartini, Jepara dengan menggunakan kapal ferry selama kurang lebih 5 jam atau kapal express selama kurang lebih 2,5 jam, tergantung kondisi cuaca dan gelombang.
Sumber : detik.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply