Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Faktor Lokal, Harga Rumput Laut Kembali Turun

Pemuda Maritim - Jika sebelumnya salah satu faktor turunnya harga komoditi rumput laut dikarenakan kualitas, serta menurunnya pesanan dari luar daerah berkurang. Kini harga rumput laut kembali turun akibat sudah terikat dengan pengepul rumput laut yang memberikan harga cukup rendah.

Itu dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Nunukan, Dian Kusumanto, sebelumnya harga rumput laut sudah mencapai di harga Rp 8.000  perkg yang mulai turun menjadi Rp 7.500 perkg. Penyebabnya petani mengikuti harga yang diberikan pengepul atau pedagang rumput laut. Dikarenakan, petani sudah terikat dengan pedagang. Sehingga, posisi tawar petani begitu rendah ke pedagang.

“Ini faktor lokal, apa yang dikatakan pedagang, petani ikut saja karena terikat. Petani memiliki utang dengan pedagang,” ujar Kepala DKP Nunukan, Dian Kusumanto kepada Radar Nunukan, Senin (5/9).

Dijelaskan, jika karena faktor kualitas, hasil rumput laut saat ini masih sama dengan rumput laut yang sebelumnya. Serta pesanan untuk ke luar daerah jumlahnya terbilang meningkat sejak tiga bulan terakhir. Tetapi harga komoditi unggulan Nunukan itu malah menurun di tingkat petani.

“Jadi, bukan karena kualitas, jumlah pesanan berkurang. Tetapi karena faktor lokal sendiri sehingga petani ikut dengan yang dikatakan pedagang,” jelas Dian ketika ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, guna mensejahterakan petani rumput laut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan sejumlah daerah telah membentuk Gerakan Pengelolaan Rumput Laut (Gempur) yang baru-baru ini diresmikan di Jakarta.

Gempur mengajak masyarakat menjadikan rumput laut sebagai bagian dari bahan olahan makanan. “Jika dikota-kota itu telah dilaksanakan. Perlahan Nunukan harus melakukan itu, sebagai upaya menghidupkan komoditi unggulan Nunukan,” tambahnya.

Perlu diketahui, hasil rumput laut Nunukan begitu diperhitungkan di luar daerah. Dikarenakan, mampu menghasilkan rumput laut setiap bulannya yang mampu mencapai dua hingga empat ribu ton. “Hasil rumput laut Nunukan begitu diperhitungkan. Karena, hanya beberapa daerah yang mampu menghasilakan ribuan ton perbulan,” imbuhnya.
Sumber : kaltara.prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply