Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Pakar Internasional Bahas Laut China Selatan di Habibie Center

Pemuda Maritim -  The Habibie Center (THC) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat  (AS) dan Indonesia Society (USINDO) hari ini mengadakan diskusi terbuka dengan tema ‘The Hague’s South  China Sea Ruling: Legal and Political Implications’ di Jakarta. Dalam acara ini tampil sejumlah pembicara ternama, seperti Profesor Julian Ku dari Hofstra University, Deputi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI Dubes Havas Oegresono , dan Deputi Konselor Politik dari Kedubes AS di Jakarta, Aaron Jansen.

Dalam acara yang turut dihadiri diplomat Indonesia dan ahli hukum laut internasional, Hasyim Djalal, tersebut, para pakar mengidentifikasi implikasi politik dan hukum dari aturan yang telah diputuskan Pengadilan Internasional terhadap Indonesia dan AS. Selain itu, sejumlah pembicara juga memaparkan posisi Indonesia dan AS setelah keputusan ini diambil. Selain dua isu tersebut, pembicara juga membahas bagaimana isu mengenai konflik Laut China Selatan (LCS) akan memengaruhi dinamika antarnegara di dalam satu kawasan.

Dilansir dari keterangan tertulis The Habibie Center yang diterima Okezone, Selasa (6/9/2016) sebelum ini diketahui bahwa keputusan Pengadilan Arbitrase Internasional menentang klaim sembilan garis putus di LCS. Berdasarkan keputusan pihak pengadilan, klaim tersebut sudah melanggar hak kedaulatan Filipina. Setelah ditetapkan, keputusan itu sudah mendapat beragam respons dari sejumlah pihak. China secara tegas menolak keputusan tersebut.

Selama ini konflik LCS telah mengakibatkan sejumlah negara, termasuk Brunei Darussalam, China, Taiwan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, ke konflik wilayah. Setelah putusan ini ditetapkan Pengadilan Internasional di Den Haag, China terus memperketat pengawasan di wilayah LCS. Bahkan, China baru-baru ini diketahui telah memasang radar untuk mengetahui pergerakan musuh.  
Sumber : news.okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply