Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sempat Ditahan di Malaysia, Lima Nelayan Pulang ke Indonesia

Pemuda Maritim  - Sempat ditahan di Malaysia, lima orang nelayan asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara akhirnya kembali pulang ke Tanah Air, Rabu (14/9/2016).

Lima nelayan tersebut dipulangkan dari Penang, Malaysia melalui Bandara Kualanamu. Kelima nelayan ini tiba dengan menumpang pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 103.

Para nelayan ini sebelumnya ditangkap Polisi Diraja Malaysia di perairan Selat Malaka karena dituding melewati batas laut antara Indonesia dengan Malaysia. Kelima nelayan ini pun ditahan selama dua bulan di daerah Penang.

Kelima nelayan itu yakni Iqbal Arifin (20), Rahul Agusni Harahap (20), Madan (20), Adil Akbar (20), dan Erfiansyah (20), semuanya sebagai anak buah kapal (ABK) warga Pangkalan Brandan Langkat.

Salah seorang nelayan bernama Iqbal mengatakan mereka ditangkap saat sedang menangkap ikan pada Juli 2016.

“Tiba-tiba Polisi Maritim Malaysia di tengah laut datang dan menangkap kami. Alasan kami ditangkap karena melewati perbatasan padahal kami merasa masih di perairan Indonesia," jelas Iqbal di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

Setelah ditangkap, kapal mereka digiring ke Pulau Penang, Malaysia. “Lima ABK ditahan satu sel, sedangkan tekong (kapten kapal) bernama Wahyudi diasingkan. Kami bebas setelah melalui proses pemeriksaan, sementara tekong masih ditahan di Malaysia,” jelas Iqbal.

Kepulangan para nelayan ini disambut sanak keluarga mereka. Anggota DPD RI, Parlindungan Purba, yang sejak awal membantu kepulangan para nelayan itu, juga ikut menyambut kepulangan mereka.
Sumber : okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply