Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Aksi 'Tawan' Kapal Nelayan Tradisional oleh Nelayan Trawl Jadi Tontonan Warga Mempawah

Pemuda Maritim - Awal kedatangan massa nelayan pukat trawl dari Kecamatan Sungai Pinyuh yang mendatangi pelabuhan Kuala Mempawah di Kelurahan Pasir Wan Salim, Selasa (4/10/2016) sore dimulai dengan aksi penawanan kapal motor nelayan tradisional yang tengah bersandar di muara pelabuhan kuala Mempawah.

Puluhan warga terdiri dari para pria yang tiba-tiba turun dari sebuah kendaraan roda empat pengangkut berhenti di dekat jembatan putus Kuala Mempawah.

Mereka berjalan dengan semangat dan langkah cepat ke arah jembatan, sementara puluhan warga lainnya juga telah ada di jembatan tersebut.

Mereka lantas mencari dan menawan sebuah kapal motor yang diduga milik satu di antara oknum nelayan tradisional yang melakukan penangkapan terhadap nelayan mereka tepat yang tengah bersandar di bawah jembatan.

Dengan teriakan-teriakan, "Ayo cepat tarik saja," ujar satu diantara mereka.

Lantas mereka langsung menawan kapal dan menjalankan kapal.

Spontan aksi ini memicu kemacetan disekitar lokasi tepatnya di jembatan putus kuala Mempawah.

Para pengendara yang melintas penasaran akhirnya mengehentikan kendaraannya. Aparat yang tengah melintas spontan menghentikan kendaraan dan segera mengamankan lokasi agar arus berjalan lancar.

Satu diantara warga perwakilan nelayan trawl, Jamhari (56) mengatakan pengambilan kapal motor nelayan ini dikatakannya bukanlah untuk disandera melainkan untuk membantu armada dalam proses pencarian kepada korban hilang nelayan trawl pasca peristiwa penangkapan kapal trawl kemarin.

"Kapal itu digunakan untuk mencari (korban hilang), kalau tidak dapat maka akan langsung dibawa ke Sungai Pinyuh,"jelasnya.

Sempat adanya sanggahan dari aparat agar kapal motor tersebut tidak dirusak, masyarakat nelayan trawl ini juga berjanji tidak akan merusak kapal motor nelayan tradisional warga Kuala Secapah ini.

"Tidak akan dirusak, itu akan menjadi tanggung jawab kita,"jelasnya.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply