Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan dan Buruh Muara Baru akan Demo

Pemuda Maritim - Puluhan ribu nelayan, buruh, anak buah kapal (ABK), dan tenaga kerja tidak langsung menyatakan akan melakukan aksi mogok kerja di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (10/10).

Menurut Ketua Paguyuban Pengusaha Perikanan Muara Baru (P3MB), Tachmid Widiasto Pusoro, aksi mogok yang akan dilakukan para nelayan dan pekerja di Pelabuhan Muara Baru untuk memprotes kebijakan Pemerintah melalui Perum Perikanan Indonesia (Perindo) yang menaikkan tarif sewa lahan dari Rp236 juta menjadi Rp1,558 miliar per hektar atau mencapai 450 persen.

"Perum Perindo juga memperpendek jangka waktu sewa lahan dari 20 tahun menjadi 5 tahun, sehingga tidak memberikan kepastian usaha," kata Tachmid Widiasto Pusoro melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Menurut Tachmid, kebijakan Perum Perindo yang menaikkan biaya sewa lahan sangat tinggi membuat para pengusaha pengolahan ikan maupun nelayan di Pelabuhan Muara Baru jadi sulit beroperasi dan berimbas pada ancaman pengangguran.

Aksi kogok kerja, kata dia, akan dilakukan karena kenaikan biaya sewa lahan dan waktu sewa hanya lima tahun, serta rencana pengosongan pabrik pengolahan ikan.

"Puluhan ribu nelayan dan pekerja yang mogok kerja, membuat aktivitas di Pelabuhan Muara Baru akan lumpuh," katanya.

Tachmid meyakni, mogok kerja para nelayan dan pekerja di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, akan berdampak luas bagi industri pengolahan ikan di Indonesia.

Menurut dia, karena kenaikan sewa lahan sangat tinggi berdampak pada pengusaha pengolahan ikan jadi gulung tikar, yang diikuti oleh nelayan, ABK, dan pekerja pabrik.

Para pengusaha pengolahan ikan dan nelayan, menurut dia, berharap Pemerintah dapat menerapkan Inpres No 7 tahun 2016 secara bijaksana yakni kenaikan tarif sewa lahan sebesar 20 persen dan waktu sewa 10 tahun.

Menurut Tachmid, P3MB juga mempersoalkan PT Perindo yang meminta bagi hasil keuntungan penjualan solar di Pelabuhan Muara Baru Jakarta, sebesar 25 persen.
Sumber : okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply