Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Pemuda Kefa Selatan Berdayakan Potensi Laut di TTU

Pemuda Maritim - Para pemuda Kampung Bima, Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mengaku senang dan bangga bisa mengkonsumsi hasil laut yang ada di Bumi Biinmafo.

Potensi sumber daya laut berupa ikan cakalan dan ikan mancing sebanyak 22 ekor, itu diambil langsung dari Wini, pantai utara perbatasan RI-RDTL, Sabtu (1/10/2016), untuk melakukan rantangan berjalan.

Anak-anak muda yang punya semangat dalam dunia olahraga, khususnya bola kaki futsal dan bola kaki lapangan besar, itu mengaku bangga bisa konsumsi hasil laut TTU. Mereka memilih membuat rantang berjalan ikan bakar lantaran mereka sadar banyak ikan yang didatangkan dari luar kabupaten setempat. Bahkan, hasil laut itu lebih banyak diantar ke kabupaten tetangga, yakni Belu di Atambua.

"Kita bangga menikmati hasil laut dari Bumi Biinmafo. Karena ini merupakan hasil laut yang sungguh besar. Orang-orang pintar banyak makan ikan, khususnya kepala ikan. Kita juga harus tahu manfaatkan potensi laut kita sendiri,"ujar Aldo Silly, pemuda setempat.

Usaha rantang berjalan untuk club sepak bola serta menyambut Natal dan Tahun Baru 2017, itu disambut baik dan dibeli langsung oleh anggota DPRD TTU, Domi Sonbay, Dinyo Nurak, Sekretaris Dinas Pariwisata, Yohanes Sanak, Kepala Badan Pusat Statistik, Patris Tupen, Kepala Dispenda TTU, Kris Nggadas dan sejumlah pejabat swasta dan PNS lainya.

"Ini sangat baik. Ini yang harus menjadi contoh untuk yang lain. Sebenarnya ini yang harus ditingkatkan di TTU dalam melihat potensi laut kita,"ujar anggota DPRD, Domi Sonbay.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan TTU, Alfons Ukat mengatakan, hasil laut di Wini, Pantai Utara, banyak dikirim dan dikonsumsi masyarkat Kabupaten Belu, lantara jarak tempuh dari Wini ke Atambua dekat.

"Banyak ikan dikirim oleh papa lele ke Atambua, karena dekat. Kalau dari Wini ke Kota Kefa memakan waktu bisa sampai dua jam. Kita sudah berulang kali turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi pemanfaatan potensi laut," kata Ukat.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply