Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Satpolair Tangkap Kapal Penangkap Ikan, Nelayan Terancam Denda Rp 2 Miliar

Pemuda Maritim -Tiga kapal nelayan lokal terjaring patroli anggota Kesatuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Kotabaru.

Tiga kapal nelayan beserta awak kapal diamankan karena diduga melakukan penangkapan ikam secara ilegal (ilegal fishing), Sabtu (15/10/2016) sekitar pukul 20.00 Wita.

Penangkapan tiga buah kapal nelayan lokal Kotabaru diduga melakukan ilegal fishing di perairan selat Pulau Sebuku, Kecamatan Pulau Sebuku, karena kapal nelayan tersebut menggunakan alat tangkap trawl/lampara dasar yang dilarang.

Larangan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap tersebut seperti diatur dalam Undang-Undang nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan  Undang-Undang nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

Seperti diatur dalam pasal 9 ayat (1) Sub 85  tentang alkap (alat tangkap) yang mengganggu dan merusak sumber daya ikan, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun denda Rp 2 miliar.

Selain juga diatur di pasal 27 ayat (1) Sub 93 ayat 1 tidak memiliki SIPI (surat izin penangkapan ikan), dengan pidana 6 tahun denda Rp 2 miliar.

"Saat ini kapal dan barang bukti diamankan di markas kepolisian satpol air Kotabaru," kata Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melaui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati, Minggu (16/10/2016) siang. 
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply