Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » 1 Januari, Nelayan Dilarang Pakai Pukat Hela

Pemuda Maritim - Nelayan yang saat ini masih menggunakan pukat hela atau trawl dan pukat tarik, mulai tahun depan tidak diperbolehkan lagi menggunakan dua alat tangkap tersebut. Itu sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015.

“Sesuai Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Pukat Hela dan Pukat Tarik, masih ditolerir oleh pemerintah pusat sampai akhir tahun ini. Jadi, 1 Januari 2017 mendatang, aturan itu sudah berlaku,” jelas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Amir Bakrie, Rabu (9/11).

Lanjut dia, rencananya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menukarkan alat tangkap ikan nelayan dari pukat hela dengan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan seperti pukat hanyut.

“Sesuai program dari KKP semua pukat hela yang dimiliki para nelayan nantinya akan ditukar atau sistem barter dengan alat tangkap yang baru yaitu pukat hanyut,” tambahnya.

Namun sebelumnya, akan dilakukan pendataan terlebih dahulu. Apabila seluruh nelayan yang masih menggunakan pukat hela dan pukat tarik telah terdata, maka dapat menukar alat tangkap tersebut sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh KKP.

Namun diakui Amir kebijakan larangan penggunaan pukat hela dan pukat tarik membuat sejumlah nelayan merasa resah. Sebab, nelayan di provinsi ke-34 ini masih asing menggunakan alat tangkap selain pukat hela dan pukat tarik.

“Kami minta perlu melihat secara objektif terkait kegiatan alat tangkap di wilayah daerah masing-masing, khususnya di Kaltara ini. Kalau berlaku, mau dikemanakan nelayan kita yang menggunakan pukat hela ini,” ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi selama 2 tahun dan melakukan pengawasan secara intensif di setiap perairan. “Sebenarnya, sudah cukup kegiatan sosialisasi kami, tapi tetap saja ada kegiatan kucing-kucingan antara nelayan dan petugas kami di lapangan terkait larangan alat tangkap ikan itu,” ungkapnya. 
Sumber :  bulungan.prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply