Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kapal Nelayan Indonesia Terbelah Dua Ditabrak Kapal Vietnam

Pemuda Maritim - Nahas dialami kapal nelayan KM Mulya Sejati Juwana. Kapal tersebut terbelah menjadi dua setelah ditabrak MV Thaison 4, kapal berbendera Vietnam, di perairan Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (19/11) dini hari.

Ada 12 orang penumpang KM Mulya Sejati yang selamat, namun 15 penumpang lainnya masih belum ditemukan alias hilang. Kepala Basarnas Jatim M Arifin mengatakan, KM Mulya Sejati yang merupakan kapak kayu ditabrak tepat di bagian tengah, sehingga terbelah menjadi dua.

Bagian anjungan kapal terbalik dan mengapung di laut, sedangkan buruta kapal telah diikatkan ke kapal Kapal MV Thaison 4. "Basarnas mengerahkan dua kelompok. Kelompok pertama menggunakan KM 225 yang berangkat sejak pukul 10.00 WIB, dan helikopter," ujar Arifin, Sabtu (19/11).

Ia menjelaskan, dari pemantauan udara, anjungan kapal yang terbelah berada sejauh satu mil dari lokasi kapal berlabuh. "Kapal ikan ini ditabrak tepat ditengah-tengah jalur laut pelayaran.

Dari searching area dari udara, kami hanya melihat potongan kapal yang terbelah yang telah diikat, serta puing-puing, sedangkan anjungan dalam kondisi terapung dan posisi terbalik," jelasnya.

Basarnas tidak bisa melanjutkan evakuasi di malam hari karena banyak pertimbangan dan perhitungan. Ia lebih memprioritaskan kondisi dan keselamatan anggotanya. "Kapal kami sat ini sedang isi air tawar di Tuban, besok (Minggu) pagi pukul 06.00 baru akan dilanjutkan pencarian," terangnya.

Soal penyebab kecelakaan, Arifin enggan menjelaskan karena bukan wewenang Basarnas, melainkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Itu wewenang KNKT ya, tapi banyak kemungkinan. Bisa karena kapal tidak menyalakan lampu dan juga bisa karena kapal berlayar terlalu tengah di jalur pelayaran," terangnya.

Untuk mencari korban yang masih hilang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur, mengerahkan delapan personel ke lokasi berjarak 5 mil dari bibir pantai.

"Kami nanti juga menginformasikan kepada para nelayan, apabila menemukan korban supaya menyampaikan ke call center kami di (0356) 327922," imbau Syaefiudin, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tuban.

Menurutnya, KM Mulya Sejati memuat 27 nelayan asal Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
"Kami mencari sampai ke perairan Rembang (Jawa Tengah) menggunakan perahu karet," katanya.

Pencarian hingga ke Rembang lantaran informasi dari BMKG, arah angin ke arah barat sesuai posisi perairan Rembang di sebelah barat periaran Tuban.

Menurut keterangan M Sukri (28), nelayan asal Juwana, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang tidur, sekira pukul 04.00. "Perahu ditabrak dari belakang. Saat itu saya sedang tidur," katanya.

Para korban selamat selanjutnya dibawa ke Lamongan Shorebase (LS) menggunakan dengan kapal penolong Dian Radian Petronas dan mendapat perawatan di Puskesmas Paciran. Dua orang korban, Syahroni (28) dan Sulkan (45), kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Soegiri, Lamongan, untuk mendapat perawatan lebih itensif. 
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply