Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Pemerintah Harus Beri Solusi Untuk Nelayan Jika Cuaca Buruk

Pemuda Maritim - Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan, membuat banyak pedagang ikan mengeluh akibat melonjaknya harga jual ikan di pasar tradisonal.

Menanggapi kondisi itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara, Syah Afandin mengatakan, pemerintah harus peka terhadap kondisi nelayan pada saat cuaca buruk atau gelombang laut tinggi.

"Cuaca ini kan terjadi secara masif setiap tahun. Seharusnya pemerintah memberikan prioritas-prioritas kepada nelayan seperti membudidayakan ikan dengan keramba atau tambak. Jadi, apabila cuaca buruk atau pun gelombang tinggi, nelayan bisa memanfaatkan itu," kata Afandin kepada Analisadaily.com, Rabu (9/11).

Syah Afandin juga menjelaskan, apabila pemerintah dapat merealisasikan keramba atau tambak ikan, otomatis nelayan dapat menyiasati ketika cuaca buruk dengan keramba atau tambak tersebut.

"Sehingga apabila terjadi cuaca buruk, nelayan bisa menutup penghasilan mereka dengan keramba dan itu solusi bagi mereka. Sedangkan pedagang ikan juga tidak kesulitan dengan stok ikan untuk dijual," tuturnya.

Seperti diketahui, harga ikan laut di pasar tradisional mengalami kenaikan, seperti ikan gembung yang biasa dijual Rp 28.000/kg naik menjadi Rp 40.000/kg, ikan tongkol biasanya Rp 20.000/kg naik menjadi Rp 28.000/kg. Sementara ikan dencis dari harga Rp 25.000/kg naik menjadi Rp 30.000/kg.
Sumber : news.analisadaily.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply