Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Polemik Penggunaan Rumpon di Laut Indonesia

Suasana diskusi mahasiswa Perikanan FPIK Unpad. -Gedung 2 FPIK Unpad,  Jatinangor (24/11/2016).

Pemuda Maritim - JATINANGOR, GEDUNG 2 DEKANAT FPIK UNPAD-Rumpon adalah salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan yang dipasang untuk menarik gerombolan ikan agar berkumpul sehingga mudah untuk ditangkap.Kebijakan terbaru yang ingin dibuat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenai pelarangan penggunaan rumpon di perairan Indonesia tidak sedikitnya mengundang perhatian masyarakat termasuk mahasiswa Perikanan Unpad. Himpunan Mahasiswa Perikanan FPIK Unpad menggelar focus group discussion (FGD) yang membahas tentang kebijakan tersebut.
Rumpon yang merupakan alat bantu penangkapan ikan untuk nelayan tradisional saja dicabut dan dibabat habis oleh pemerintah, Haruskah nelayan kita terus mengeluarkan biaya untuk terus mencari ikan dengan hasil yang tidak pasti?”Ungkap Kelana dalam diskusi tersebut.
Rumpon sejatinya merupakan alat bantu yang tidak merusak ekosistem laut,lain halnya dengan bom ikan ataupenggunaan racun ikan sebagai alat bantu penangkapan yang merusak lingkungan, memberikan dampak negatif dan membuat degradasi pada perairan tersebut. Dengan pemasangan rumpon, maka kegiatan penangkapan ikan akan menjadi lebih efektif dan efisien karena kegiatan penangkapan ikan telah terarah ke rumpon sehingga nelayan tidak lagi berburu ikan.
Didi juga ikut menegaskan, “ Rumpon merupakan alat bantu penangkapan yang sudah turun temurun. Pemasangan rumpon harus sesuai dengan kepmen yang sudah ada. Kalaupun rumpon harus dicabut, itu yang  tidak berizin saja tetapi jika rumpon itu berizin sebaiknya tidak perlu dicabut!” .
“Sebaiknya pemerintah harus mengkaji ulang apabila ingin melarang betul penggunaan rumpon di Indonesia , apakah seluruh Indonesia atau beberapa daerah di Perairan Indonesia,” Ucap saudari Idzhar dalam diskusi tersebut.
Dari hasil diskusi ini didapatkan beberapa saran untuk pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang akan melarang penggunaan rumpon di perairan Indonesia diantaranya:
  1. Pemerintah harus mengkaji ulang tentang pelarangan rumpon, baik dari segi ekonomi, ekosistem dan ekologinya.
  2. Pemerintah harus melakukan pengawasan ke beberapa stekholder terkait untuk mengurangi kecurangan izin rumpon illegal di perairan.
  3. Semua bahan baku pembuat rumpon harus terbuat dari alam, agar mudah terurai dan tidak menyebabkan masalah baru bagi ekosistem laut.
  4. Pembatasan penggunaan rumpon oleh nelayan demi kelestarian migrasi ikan.
  5. Pelarangan beberapa alat tangkap yang menggunakan alat bantu rumpon untuk mengurangi dampak  by catch hasil tangkapan Ikan.

Penulis : Rahmayani_Mahasiswa Perikanan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply