Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Rampok di Laut Marak, TNI AL Kembali Gelar Operasi Bakamla

Pemuda Maritim - Maraknya terjadi perampokan yang menimpa nelayan membuat Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Nunukan melakukan operasi penguatan keamanan laut dalam negeri Nusantara VIII 2016. Hal itu dilakukan guna menekan kekerasan terhadap nelayan yang terjadi di perairan Nunukan.

Operasi kali ini dipimpin Komandan Kal Bokori I-13-4.01, Letda Laut (P) Aris Yuwono, A. Md. Ia menjelaskan, operasi kali ini merupakan di bawah naungan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI yang dilaksanakan sejak tiga bulan terakhir. Di mana, operasi kali ini menyasar sekitar perairan Suar Karang Banda.

“Operasi kali ini dilaksanakan sejak September hingga November. Guna memberikan kenyamanan kepada nelayan agar tidak khawatir terhadap kekerasan seperti perampokan yang telah menimpa nelayan asal Sebatik,” ujar Aris kepada Radar Nunukan, Jumat (11/11).

Lanjutnya, operasi yang dilaksanakan ini tidak hanya menjaga perairan. Tapi, turut memberikan informasi kepada nelayan agar memperhatikan keselamatan pelayaran dan kelengkapan dokumen pelayaran. Serta, mengimbau kepada nelayan agar waspada terhadap perampok yang masih menghantui nelayan. “Selain melakukan patroli, personel juga memberiksan sosialisasi keselamatan ketika melaut. Guna menghindari hal yang tidak diingnkan menimpa nelayan,” tambahnya.

Sebelumnya, Paurlid Sintel Lanal Nunukan Letda Laut (P) M. Surya K mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan patroli terjadwal bersama Lantamal XIII agar nelayan yang ada ketika melaut merasa aman. Serta, pihaknya bakal melakukan Eastern Fleet Quick Response (EFQR) internal TNI AL. “Sudah Berkoordinasi dengan Lantamal XIII melaksanakan patrol, serta melakukan EFQR Intern TNI AL,” tambahnya.

Selain mengamankan mencegah terjadinya perampokan di laut terhadap nelayan, pihaknya juga menjaga perairan terhadap illegal fishing dan penyelundupan narkoba dikarenakan Nunukan merupakan daerah perbatasan yang dijadikan jalur empuk terjadinya tindakan ilegal. “Guna mengamankan daerah pebatasan yang bisa saja dimanfaatkan oknum-oknum memasukan barang haram melalui perairan Nunukan,” pungkasnya.
Sumber : kaltara.prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply