Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Kepala Bakamla: Bakamla Siap Menjadi Playmaker Keamanan dan Keselamatan di Laut


pemudamaritim.com Setelah pada 16 Maret 2016 Presiden Jokowi melantik pimpinan baru Bakamla Laksamana Madya TNI Ari Soedewo , S.E., M.H. Bakamla langsung melakukan beberapa pembenahan secara internal. Dalam wawancara yang disampaikan kepada Jurnal Maritim yang bertempat di kantor pusat Bakamla.

Ari Saedewo menyampaikan “bahwa Bakamla hadir sebagai lembaga yang menjadi panjang tangan bagi stakeholder yang berhubungan dengan keamanan dan , keselamatan, dan lingkungan”
Dalam penjelasannya beliau menyampaikan, “saat ini indonesia membutuhkan lembaga yang dapat menjamin keadilan, kepastian dan penegakan hukum dilaut”.

Kedepan Ia merencanakan perlunya memperkuat internal terlebih dahulu bersama Staf Khusus Bidang Penguatan dan Kerjasama beserta jajarannya sebelum melakukan penguatan secara eksternal.
Ia menambahkan, “bahwa kedepan fungsi Bakamla akan memperkuat sinergitas dengan seluruh lembaga yang memiliki kewenangan dalam keamaanan dan keselamatan dilaut”.

Untuk itu Ia mengibaratkan seperti tim sepakbola bahwa Bakamla siap menjadi playmaker yang mampu menjadi pengumpan bagi lembaga-lembaga terkait keamanan dan keselamatan dilaut.

Sampai saat ini bakamla sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya adalah Joint Exercise yang dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2016 lalu, yang berlokasi di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok Jakarta Utara. Negara yang turut berpartisipasi pada kegatan tersebut adalah seluruh Negara yang hadir pada kegiatan HACGAM 2016 sebanyak 22 negara. Sedangkan participating unit terdiri dari KN Bintang Laut (Bakamla), Bapeten, KP Gelatik (Polair), KN Orca 04 (KKP), KN Alugra p. 114 (KPLP), TB Balongan 1 (Pertamina), PLH 08 Echigo (JGC), dan CG 47 Samrat (ICG).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk saling bertukar informasi, komparasi teknologi unsur-unsur yang digunakan dan juga keahlian sumberdaya manusia dalam mengoperasikan alusista yang dimiliki.
Ia menyampaikan “untuk memperkuat peran Bakamla sampai tahun 2019, Bakamla akan membangun 39 kapal patroli”

Selanjutnya, Ia juga merencanakan untuk membentuk dan memperkuat sistem survilance yang terintegrasi dengan lembaga terkait, agar kedepan Bakamla dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.


Pada tahun 2025 beliau berharap Bakamla dapat menjalankan fungsi sea and coast guard yang seutuhnya.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply