Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Tetap Melaut Meski Cuaca Ekstrem

Pemuda Maritim -Kendati musim hujan saat ini cuaca ekstrim, para nelayan tetap melaut tetapi mereka harus waspada karena angin kencang dan gelombang tinggi.

"Nelayan kita masih tetap melaut. Walau sebagian kecil kapal yang tak layak tidak melaut," kata Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka Ridwan saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (15/12/2016).

Diakuinya, gelombang utara sudah datang dan menandakan bahwa musim utara sudah tiba. Saat kondisi seperti ini cuaca dilaut mulai ekstrim dengan gelombang tinggi dan angin kencang.

"Ini menyebabkan nelayan kita mewaspadai cuaca ekstrim seperti ini. Cuaca ekstrim sebagian nelayan masih bertahan melaut, sebagian juga mereka istirahat dalam jangka waktu yang tidak tentu. Hasil tangkapan berkurang sehingga dapat menyebabkan harga ikan cukup tinggi," ungkap Ridwan.

Dia mengakui, tidak ada kegiatan lain untuk ekonomi tambahan nelayan saat mereka tidak melaut sehingga lebih memilih melakukan perawatan alat tangkap dan kapal nelayan. Untuk itu pihaknya mengajak nelayan melakukan pola budidaya ikan melalui kerambah apung.

"Upaya kita dari HNSI tetap kita lakukan dengan pola budidaya kerambah apung agar ilmunya mereka kuasai dan mampu di implementasikan usaha tersebut," kata Ridwan.

Namun menurutnya, perlu campur tangan dari Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka.

Seperti usaha kerambah apung yang dilakukan DPC HNSI Kabupaten Bangka.

"DKP harus mensuport kalau tidak ya tidak mungkin bisa mandiri dan didukung juga BUMN melalui PT Timah Tbk. Semua harus bahu membahu dan bersinergi dalam upaya peningkatan ekomoni masyarakat pesisir," harap Ridwan.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply