Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » OJK Dorong Sosialisasi Asuransi Nelayan di Sulut

Pemuda Maritim - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut) mendorong asuransi nelayan asuransi mikro di Sulut, khususnya asuransi nelayan. Hal ini karena asuransi tersebut memiliki manfaat yang cukup besar.

"Kami akan mendorong agar asuransi mikro, asuransi nelayan yang merupakan program pemerintah," ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut, Elyanus Pongsoda, Rabu (7/12/2016).

Pongsoda menambahkan apalagi asuransi nelayan memiliki nilai pertanggungan hingga Rp 200 juta, meninggal di darat Rp 160 juta dan luka-luka Rp 20 juta.Sedangkan nilai preminya telah dibayarkan oleh pemerintah, sehingga nelayan cukup mendaftar dengan membawa kartu nelayan, KTP dan kartu keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota. "Nelayan di Sulut cukup banyak, oleh karena harus dapat dimanfaatkan dengan baik program pemerintah ini," ungkapnya.

Berdasarkan data dari DKP jumlah nelayan di Sulut sekitar 121.000 orang, namun yang telah memiliki kartu nelayan hanya 23.000, sedangkan yang memanfaatkan asuransi hanya 10.000.

Padahal hampir seluruh kabupsten/kota di Sulut masyarakat berprofesi sebagai nelayan. Oleh karena itu, ini merupakan peluang besar agar program ini berhasil diterapkan.

Untuk itu, nantinya akan dilakuksn sosialisasi bekerjasama dengan pemerintah daerah, agar para nelayan semakin memahami pentingnya asuransi. Apalagi risiko saat melaut cukup besar, sehingga jika diasuransikan keluarga yang ditinggalkan memiliki masa depan yang jelas. "Kami menyadari, belum banyalnya nelayan yang mendaftar, karena banyak di antara mereka yang belum tahu, kalau nantinya sudah tahu, pasti akan berbondong-bondong daftar," ungkapnya.

Selama ini jika nelayan melaut tak memiliki perlindungan asuransi, padahal pekerjaannya memiliki risiko tinggi. Pemerintah mendorong agar ada asuransi, sehingga nelayan semakin tenang melaut. 
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply