Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Ratusan Nelayan Terancam Tak Dapat Bantuan

 Pemuda Maritim - Sekitar 500 nelayan di Kota Bengkulu terancam mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Pasalnya, para nelayan tersebut belum mendapatkan kartu nelayan sebagai syarat untuk diberikan bantuan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) sudah menargetkan setidaknya 1.500 nelayan mendapatkan kartu pada akhir 2016 ini. Namun sejauh ini 1000 nelayan yang mengurus kartunya, sehingga masih tersisa 500 nelayan lagi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Ir Masrizal pun mengaku sulit mencapai target 1.500 nelayan hingga akhir tahun nanti.

“Memang saat ini berdasarkan data, kita sudah ada 1000 nelayan yang memiliki atau membuat kartu. Tetapi terget kita harusnya tahun ini 1.500 nelayan sudah memiliki semuanya,” kata Masrizal saat ditemui di Sport Center, kemarin (18/12).

Ia menyebutkan, terget dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, tahun 2016 ini semua nelayan yang ada di seluruh wilayah Indonesia harus memiliki kartu agar segala jenis bantuan bisa disalurkan langsung kepada nelayan tersebut.

“Untuk mewujudkan 100 persen memang sulit, karena masih banyak nelayan yang menganggap kartu nelayan (KN) tidak begitu penting,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya, kartu nelayan memiliki banyak manfaat dan keuntungan bagi nelayan, seperti nelayan akan menerima setiap bantuan yang dikucurkan atau diberikan pemerintah pusat, nelayan akan mendapatkan asuransi ketenagakerjaan yang merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta nelayan bisa dijamin kesejahteraannya oleh pemerintah Kota Bengkulu jika memiliki KN tersebut.

“Banyak keuntungan dari KN itu, tetapi meskipun kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat nelayan tetapi masih banyak dari mereka yang menganggap itu tidak penting,” imbuhnya.

Dijelaskannya, data 1000 nelayan sudah memiliki KN itu sudah diserahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan agar masuk dalam data verifikasi.

“Ini sudah kita laporkan meskipun tidak sepenuhnya sudah memiliki KN, kita laporkan ke pusat agar jika ada bantuan para nelayan tersebut bisa langsung mendapatkannya,” ucapnya.

Ia menyebutkan, bagi nelayan yang sudah memiliki KN dipastikan akan memperoleh asuransi ketenagakerjaan dimana setiap nelayan akan diberikan klaim asuransi yang bervariasi, seperti bagi nelayan yang meninggal dunia akan diberikan santunan hingga Rp 200 juta, Nelayan yang cacat permanen akan diberikan Rp 100 juta dan bagi nelayan yang sakit akibat melaut akan mendapatkan sebesar Rp 20 juta.

“Tetapi syarat untuk mendapatkan klaim asuransi ini harus memiliki KN terlebih dahulu sesuai ketentuan dari Kementerian Kelautan dan Perikan RI,” bebernya.

Ia mengharapkan, kepada nelayan yang masih tersisa 500 orang itu yang belum membuat KN untuk segera mungkin mengurusnya di DKP Kota Bengkulu, agar setiap bantuan yang diberikan ditahun 2017 mendatang bisa diterima juga seperti nelayan lainnya.

“Kita harapkan nelayan mulai dari sekarang untuk secepat mungkin membuat KN tersebut karena waktu tinggal menyisahkan kurang dari 2 Minggu lagi,” tutupnya.
Sumber : bengkuluekspress.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply