Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sebanyak 12 Ribu Nelayan Cirebon Sudah Diasuransikan

Pemuda Maritim - Direktorat Polisi Perairan Polda Jabar menggandeng pihak ketiga untuk mengeluarkan corporate social responsibility (CSR) guna membantu nelayan membayar premi asuransi.

Tercatat sebanyak 12.000 nelayan di wilayah Cirebon sudah diasuransikan. Jumlah nelayan yang mendapat asuransi dari CSR tersebut merupakan akumulasi jumlah nelayan yang difasilitasi Dirpolair Polda Jabar, selama lima tahun terakhir.

Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito mengatakan, di tahun ini jumlah nelayan yang mendapat bantuan asuransi sebanyak 5.200 orang.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir sudah tercatat sebanyak 12.000 nelayan di wilayah Cirebon diasuransikan.

Dikatannya, mayoritas nelayan di wilayah Cirebon adalah nelayan kecil dengan jenis kapal berukuran 3 GT sampai 5 GT. Sehinggga kapal-kapal kecil itu sangat rentan terjadi kecelakaan di tengah laut.

Tidak hanya itu, sejumlah bantuan lain pun diberikan Dirpolair kepada nelayan untuk menekan angka kecelakaan di laut berupa pelampung dan lampu kedip.

“Kapal-kapal berukuran kecil itu sangat mudah mengalami kecelakaan di laut, dulu-dulunya nelayan di Cirebon tidak diperhatikan masalah CSR, kami membantu memfasilitasi mereka untuk bisa mendapatkan bantuan asuransi,” ungkapnya usai secara simbolis menyerahkan polis kepada lima nelayan, saat syukuran HUT Polairud ke 66 di Mako Polair Polda Jabar, Kamis (1/12).

Tokoh nelayan dari Desa Citemu Kecamatan Mundu, Mahmud mengapresiasi pemberian asuransi kepada nelayan itu. Dikatakannya selama mayoritas nelayan meninggalkan utang kepada saudara dan kerabatnya saat meninggal.

Asuransi tersebut, tentu sangat sangat membantu nelayan yang pekerjaannya sangat berisiko, apalagi penghasilan yang tidak cukup untuk ikut asuranasi.

Selain penyerahan polis asuransi kepada lima nelayan, kapolda memberikan secara simbolis kartu polis asuransi kepada polisi wanita anggota Polair Polda Jabar.

Dirpolair Polda Jabar, Kombes Pol Suwarto mengatakan dengan dilindungi asuransi, nelayan yang meninggal saat bekerja, kecelakaan atau hilang di laut pihak keluarga akan mendapat santunan Rp10 juta. Sedangkan bagi nelayan yang meninggal karena sakit mendapatkan santunan Rp1 juta.

“Bagi melayan yang sakit tetap mendapat bantuan pengobatan. Program ini menggandeng pihak ketiga untuk pembayaran premi asuransi bagi nelayan. Karena selama ini nelayan tidak sanggup untuk ikut program asuransi,” katanya. 
Sumber : fajarnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply