Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Tangkap Kapal Ikan Asing, Bakamla Ujuk Gigi Sebagai Playmaker Keamanan Laut

pemudamaritim.com-Pontianak, Minggu (10/12/2016), dini hari, Bakamla melakukan fungsinya sebagai playmaker keamanan laut. Dengan melakukan pengawalan terhadap empat Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia yang telah ditangkap di Perairan Natuna, dan menggiringnya, hingga tiba dengan aman di pangkalan Pengawasan Sumber Daya dan Kelautan Perikanan (PSDKP) Pontianak. Penagkapan tersebut berlangsung ketika sedang melakukan Penguatan Operasi Nusantara (Opsnus) IX.

Sebagai Badan Keamaman Laut (Bakamla) RI telah menunjukan performa positif. Operasi Bakamla RI Penguatan Opsnus IX yaitu KP.Orca 03 yang dinakhkodai oleh Capt. Martin telah menangkap 6 (enam) KIA diduga bendera Filipina di Perairan Utara Tahuna. Keenam KIA tersebut terdiri dari 1 kapal pengumpul, 4 kapal lampu, dan 1 kapal penangkap. Pada saat berita ini diturunkan, barang bukti kapal beserta anak buah kapal sedang digiring dan dikawal menuju Bitung.

Penangkapan Kapal Ikan asing (KIA) oleh Bakamla menunjukan bahwa Bakamlah tengah unjuk gigi sebagai playmaker keamanan laut. Sesuai dengan tugas dan wewenang, Bakamla telah mampu membuktikan bahwa dalam soal penegakkan hukum yang juga memerlukan sinergitas. Operasi yang dilakukan bersama dengan KKP melalui Kapal PSDK menunjukan fungsi dan peran yang cukup jelas, bahwa saat ini indonesia tengah mempertegas proses pemerintahan dilaut. Kasus ini dapat menjadi rujukan sekaligus contoh sinergisitas yang cukup efektif dalam penanganan permasalahan dilaut.

Kedepan kehadiran Bakamla dengan Undang-Undang kamla harapannya dapat semakin mempertegas fungsi Bakamla sebagai bukti indonesia saat ini memiliki pemerintahan di laut. Sekaligus mempertegas fungsi sinergisitas keamanan laut yang mampu di gawangi oleh Bakamla.

Empat KIA dengan jumlah nakhkoda beserta ABK 40 orang WNA Vietnam tersebut melakukan penangkapan ikan menggunakan 2 alat tangkap pair trawl, 1 alat tangkap trawl dan 1 alat tangkap bubu. Keempat kapal tersebut yaitu :

KM. JHF 8918T bobot 70 GT, Nakhkoda Tran Hoang Nhanh, jumlah ABK 4,
KM. Suria Timur 11 bobot 90 GT, Nakhkoda Ngo Thanh Phong, jumlah ABK 16,
KM. PAF 4457 bobot 85 GT, Nakhkoda Lam Thanh Dien, jumlah ABK 12,
KM. Suria Timur bobot 105 GT, Nakhkoda Ho Minh Hien, jumlah ABK 4

sumber: http://jakartagreater.com/bakamla-tangkap-kapal-pencuri-ikan-malaysia-dan-filipina/

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply