Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Jalur Petikemas Gedebage-JICT Perkuat Integrasi Maritim-Logistik

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC kemarin (13/1) menerima kunjungan dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kehadiran tiga menteri Kabinet Kerja tersebut dalam rangka sosialisasi peningkatan penggunaan angkutan petikemas dengan kereta api rute Gedebage (Bandung) – JICT Tanjung Priok (Jakarta).

Angkutan Kereta petikemas Gedebage – JICT sudah beroperasi sejak Juni 2016, dan melayani dua trip setiap harinya. Sebelumnya, jalur kereta petikemas Gedebage hanya sampai Stasiun Pasoso, Tanjung Priok.

Jalur petikemas ini dibangun atas kerjasama PT Kereta Api Indonesia melalui PT KA Logistik, PT Multi Terminal Indonesia (IPC), dan PT Mitra Adira Utama. Lapangan emplasemen, untuk perpindahan antar moda, terletak di samping gate in-out bersama (gate gallery) terminal petikemas JICT-TPK Koja.

Elvyn G. Masassya Direktur Utama IPC saat menyambut kunjungan tiga menteri tersebut, menyebutkan bahwa ekstensi jalur kereta ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas pelabuhan dengan hinterland, terutama proses ekspor-import, serta memperkuat integrasi maritim-logistik.

“IPC terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan pelayanan yang cepat, mudak diakses, fasilitas fisik yang memadai, dan ramah terhadap stakeholders. Angkutan kereta petikemas Gedebage – Tanjung Priok merupakan salah satu opsi angkutan kargo petikemas yang aman, relatif ramah lingkungan, dan andal,” papar Elvyn.

Turut serta hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Edi Sukmoro, Ketua KADIN Indonesia, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok I Nyoman Gede Saputra, Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok, Marwansyah; stakeholders Pelabuhan Tanjung Priok, serta perwakilan asosiasi pengguna jasa baik maritim, logistik maupun perdagangan.
Sumber : jurnalmaritim.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply