Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kembali Kapal Jaring Batu Ditangkap Nelayan Rawai Kecamatan Bantan

Pemuda Maritim - Kendati sering terjadi konflik antar nelayan terkait operasional kapal jaring batu khususnya di perairan Bantan, namun tak membuat jera kapal jaring batu untuk menangkap ikan yang dicurigai masih dalam wilayah tangkap jaring rawai (tradisional) diperairan Muntai, kecamatan Bantan.

Dan Kamis (19/1/17) sore, lagi-lagi terjadi penangkapan kapal jaring batu oleh nelayan jaring rawai. Kapal jaring batu tersebut yang tengah menangkap ikan di laut Papal kecamatan Bantan, ditenggarai nelayan rawai, telah melanggar zona tangkapan.

Mendengar informasi ada penangkapan kapal jaring batu, para nelayan dari desa-desa berdatangan ke desa Papal.

Tak ingin mengambil resiko sebagaimana yang pernah terjadi belum lama ini, dimana terjadi penyerangan terhadap toke kapal jaring batu didesa Batan Air dan kapalnya dibakar oleh nelayan rawai desa Muntai, Polsek Bantan bersama Satpolair langsung turun ke lokasi melakukan pengamanan.

Kapolsek Bantan AKP Yuherman saat dihubungi Kamis (19/1/17)membenarkan penangkapan kapal jaring batu oleh nelayan rawai di desa Muntai tersebut.

"Polsek Bantan bersama Satpolair Polres Bengkalis langsung mengamankan kapal jaring batu yang ditangkap nelayan Papal berikut ABK dan nakhoda kapal,"kata Kapolsek Bantan AKP Yuherman.

Menurut kapolsek, tak ada keributan ataupun penyerangan terhadap nelayan jaring batu yang ditangkap nelayanan Papal itu.

"Tak ada keributan dan penangkapan kapal jaring batu ini. ABK dan nakhoda sudah diamankan di Polres Bengkalis,"ujarnya.

Untuk mengetahui apakah kapal jaring batu tersebut melanggar zona tangkapan, pihak DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Propinsi Riau kata Yuherman, hari ini akan datang ke Bengkalis.

"Polisi kan tidak tahu persis zona tangkap jaring batu. Untuk mengetahui mereka salah atau tidaknya, pihak DKP yang lebih mengetahuinya,"tukas Yuherman lagi.
Sumber : riaugreen.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply