Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Perompak Bersenjata Belum Tertangkap, Nelayan Bangka Masih Khawatir Pergi ke Laut

Pemuda Maritim - Kisah perompakan tiga kapal nelayan Belinyu, di Perairan Utara Pulau Bangka, dua bulan silam belum juga terungkap.

Pelaku bersenjata pistol dan parang yang dimaksud, hingga, Senin (2/1), masih berkeliaran.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (2/1/2017) malam, mengakuinya.

"Pelaku belum tertangkap," kata Ridwan.

Sebagai Ketua HNSI Bangka, Ridwan mengaku, nelayan di Bangka, masih menyimpan kekhawatiran.

Mereka takut suatu saat akan bertemu kembali dengan para perompak bersenjata api ini.

Walau demikian, nelayan terpaksa melaut karena memang mata pencarian mereka di perairan itu.

"Kami meminta kepada Jajaran Polair di Babel, Jajaran Lanal Babel dapat memberikan rasa aman kepada seluruh nelayan se Kabupaten Bangka," kata Ridwan, mengutip aspirasi dari para nelayan di daerah ini.

Ridwan memastikan, HNSI Bangka, siap membantu apaat keamanan perairan guna mendukung tercapainya situasi aman di lautan.

"Kami siap berkoordinasi dan membantu Polair dan Lanal dalam memberikan informasi apapun terkait masalah Perairan Bangka, apa lagi itu kaitan dengan perompakan yang meresahkan.masyarakat nelayan," tegas Ridwan.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Nelayan Bangka dirompak lagi. Dalam semalam, pelaku berhasil menggasak barang berharga di tiga kapal motor (KM) milik nelayan asal Belinyu, Minggu (6/11/2016) sekitar pukul. 23.00 WIB di Perairan Utara Pulau Bangka.

Kisah perompakan sekitar Perairan Pulau Tujuh itu, menyisahkan trauma. Pelaku menodongkan senjata api jenis pistol dan senjata tajam, serta mengancam akan mebunuh korban.

Satu dari sekian korban, Suhardi si Pemiliik Kapal (KM) Sinar Bone kepada Bangka Pos Group, Kamis (10/11/2016).

Suhardi menyebutkan, saat kejadian, ada empat pelaku, tiga diantaranya memegang pistol, sedangkan seorang pelaku lainnya menggunakan parang panjang.

Pelaku berhasil menggasak barang berharga, termasuk hasil tangkap nelayan ini.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply