Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Sekarang Nelayan Bisa Mencari Ikan di Luar Batas Wilayah Asalny

Pemuda Maritim - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Lalu Muhammad Syafriadi, menegaskan nelayan Jateng boleh melaut di mana pun.

Larangan mencari ikan harus sejauh maksimal 12 mil dari garis pantai daerah asal sudah dihapus. Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 71 tahun 2016, nelayan mendapat keleluasaan untuk mencari ikan sesuai kamampuannya.

"Kapal kecil-kecil boleh sampai mana-mana, batasan maksimal melaut 12 mil dari garis pantai sudah dihapus," kata Lalu saat mendampingi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dengan nelayan di kampung nelayan Jobokuto, Jepara, Kamis (19/1/2017).

Meski Permen tersebut memperbolehkan nelayan Jateng mencari ikan di luar provinsi, tetap ada kewajiban yang dipenuhi ketika sudah memperoleh ikan, yakni menjual hasil tangkapan di daerah setempat.

"Tidak boleh dibawa pulang. Itu agar ekonomi daerah setempat bergerak," ia menegaskan.

Lalu mengungkapkan, memang masih banyak yang belum mengetahui adanya Permen tersebut. Baik aparat keamanan maupun pemerintah provinsi lain.

Permen itu baru ditandatangani pada 30 Desember 2016 dan baru disosialisasikan pertama kali oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 3 Januari 2017 di Kabupaten Batang, Jateng.

Selama 2016, terdapat 21 nelayan di Jateng yakni dari Batang, Pati, dan Rembang, yang ditangkap aparat ketika mencari ikan di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Makassar.

Dari 21 nelayan, masih ada tiga kapal yang tertahan di Makasar.

"Memang perlu menyamakan persepsi antar pemerintah daerah se-Indonesia, sebab pemahaman antar daerah belum sama bahwa seolah nelayan Jateng dibatasi," kata Lalu.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply