Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Standar Kapal BBG Diberlakukan 1 Januari 2017, SCTW 2010 Manila Ditangguhkan

Pemuda Maritim - Memasuki tahun 2017, sejumlah regulasi IMO (International Maritime Organization) mulai diberlakukan (enter into force). Pemberlakukan sejumlah regulasi setelah memenuhi persyaratan dukungan dari negara anggota dalam jumlah tertentu. Berikut regulasi-regulasi IMO yang ‘enter into force’ pada 1 Januari 2017.

Yang pertama adalah IGF Code adalah sebut pendek dari “lnternational Code of Safety for Shrps Using Gases or olher Low-Flashpoint Fuels” atau Regulasi untuk Kapal yang menggunakan Bahan Bakar Gas atau Bahan Bakar dengan Titik nyala rendah). IGF Code berlaku efektif pada 1 Januari 2017 melalui amendemen terhadap SOLAS chapter II-1. Baca: Sekilas IGF Code, Regulasi IMO untuk Kapal Berbahan Bakar Gas

Regulasi kedua adalah Amandemen regulasi SOLAS II-2/4.5 and II-2/11.6 terkait venting cargo tanks, dan Amandemen regulasi II-2/20 tentang performa sistem ventilasi. Kemudian, amandemen MARPOL annex I peraturan No. 12 tentang tanki penampung sludge (minyak bekas), yang mencakup juga penambahan persyaratan teknis pada saluran/pipa pembuangannya.

Sebenarnya, per 1 Januari 2017 ini seluruh sertifikat SCTW harus sudah perbaharui dan divalidasi sesuai konvensi SCTW 2010 Manila. Termasuk amandemen STCW karena pemberlakuan IGF Code. Namun karena desakan dari banyak negara, IMO menangguhkan pemberlakukan hingga enam bulan ke depan, yaitu 1 Juli 2017.
Sumber : jurnalmaritim.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply