Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Tujuh Nelayan Tertangkap Menggunakan Bom Ikan

Pemuda Maritim - Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah menyerahkan berkas berita acara hasil penyidikan terhadap tujuh orang nelayan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, yang tertangkap tangan sedang membom ikan kepada Kejaksaan Negeri Banggai Laut di Luwuk.

Ketujuh nelayan itu tertangkap pada 13 Desember 2016. “Ini adalah proses penyerahan tahap kedua (terakhir) setelah penyidik Kejati Sulteng menyatakan BAP yang kami buat sudah lengkap (P-21)," kata Koordinator Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Agus Sudaryanto yang dihubungi di Luwuk, Kamis (12/1).

Berkas berita acara pemeriksaan tersebut diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Banggai Laut Deni Alfianto, yang selanjutnya akan memproses kasus ini ke tahap penuntutan di meja hijau PN Banggai di Luwuk.

Tersangka yang diserahkan tersebut merupakan nelayan lokal dari Banggai Laut berikut sejumlah barang bukti berupa sebuah kapal penampung ikan bertonase 9 GT, ikan hasil bom 160 kg atau senilai Rp1,6 juta, sebuah kompresor dan sejumlah perlengkapan menyelam, korek api dua pak dan surat ijin pegangkutan ikan (SIPI).

"Tidak ada bahan peledak yang kami temukan karena saat tertangkap tangan, para pelaku sudah menghabiskan bahan bom dalam lima kali ledakan. Pada ledakan kelima itu lah masyarakat menangkap mereka," kata Agus yang juga Kepala UPT Kelautan dan Pelabuhan Perikanan Wilayah I DKP Sulteng itu.

Agus menjelaskan bahwa para tersangka dipergoki oleh masyarakat yang tergabung dalam kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) penangkapan ikan di laut saat sedang beroperasi dengan cara-cara destruktif itu di sekitar Kepulauan Bokan, Kabupaten Banggai Laut pada 13 Desember 2016. 

Setelah menangkap, anggota pokmaswas menyerahkan mereka ke PPNS DKP Sulteng di Palu. Mereka dibawa ke Kota Palu untuk menjalani penyidikan dengan dikawal petugas polisi perairan.
Sumber : tabloidjubi.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply