Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » BMKG Jateng Imbau Nelayan Waspada Perubahan Cuaca Mendadak


Pemuda Maritim - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jateng, memberikan imbauan ke para nelayan di pesisir perairan Laut Jawa dan Selatan untuk tetap mewaspadai gelombang tinggi secara mendadak. Meski pekan ini ada penurunan dibanding dua pekan lalu, namun potensinya masih cukup besar.

"Cuaca masih seperti yang kemarin-kemarin, intensitas hujan masih tinggi, anginnya kencang bisa sampai 60 kilometer perjam, sehingga menyebabkan gelombang tinggi," kata prakirawan BMKG Jawa Tengah, Septima Ernawati, Minggu (19/2/2017).

Septima mengungkapkan, di Laut Jawa potensi kecepatan angin yang mencapai 60 kilometer perjam dapat menyebabkan gelombang tinggi. Saat ini, ketinggian gelombang rata-rata masih mencapai 1,5 meter, namun sesaat dapat berubah dengan ketinggian maksimum 3 meter.

"Kalau di laut selatan atau Samudera Hindia rata-rata masih tiga meter tapi sesaat ketinggian maksimum bisa dua kali lipat yaitu mencapai enam meter," ungkapnya.

Adapun ketinggian gelombang itu, lanjutnya, biasanya terjadi secara mendadak ketika ada pergantian suhu, yakni jelang pergantian antara panas menjadi dingin.

"Biasanya saat pergantian suhu, sekitar ashar menjelang maghrib," ujarnya.

Namun demikian, Septima menegaskan, sebenarnya ada potensi penurunan dibanding dua minggu lalu, namun nelayan yang ingin melaut harus tetap waspada. "Tergantung kapalnya, kalau yang besar masih memungkinkan, kalau yang kecil sebaiknya jangan melaut dulu," katanya.

BMKG memperkirakan, kondisi cuaca yang tak menentu ini akan berakhir sampai akhir Februari. Memasuki Maret, cuaca dan gelombang cenderung kembali normal.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply