Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Ingat, Nelayan Jangan Coba-coba Berburu Paus!

Pemuda Maritim - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, mengimbau seluruh nelayan agar tidak lagi menangkap dan memperjual belikan ikan hiu yang belakangan ini marak.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, menegaskan, pihaknya tengah menyusun regulasi tentang hiu dan pari. Hal tersebut dilakukan, guna melindungi satwa-satwa itu dari perburuan nelayan.

“Sudah kita susun dan mau diajukan kepada DPRD Berau, agar dibuatkan peraturan daerah (perda). Jangan sampai ada lagi hiu maupun pari yang diburu untuk diperdagangkan,” tegasnya kepada Berau Post, Sabtu (4/2) lalu.

Terpisah Camat Pulau Derawan, Kudarat,  mengatakan, dirinya sangat kesal dengan ulah dengan salah satu pengusaha asal Tarakan yang menyebarkan brosur pembelian ikan hiu. Oleh karena itu dirinya akan memberi pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya nelayan mengenai dampak penjualan ikan hiu.

“Kami bersama aparat keamanan setempat akan memberikan pengetahuan kepada nelayan, bahwa ikan hiu tersebut merupakan salah satu habitat asli perairan kita,”ungkapnya.

Menurutnya,  aktivitas penangkapan ikan hiu adalah tambahan para nelayan yang tadinya menangkap ikan biasa,  karena tergiur uang yang didapatkan. Harga memang cukup mahal sekitar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per ekor, tergantung pada ukuran.

“Kita tidak bisa langsung melarang mereka,  kita akan berikan penjelasan dulu secara bertahap begitu pula dengan penampungnya. Kita sudah menyampaikan bahwa penjualan hewan ini dilarang dan mereka sudah menerimanya, ” terang Kudarat.

Dirinya juga telah meminta ketegasan dari pemerintah harus menyetop penangkapan hiu di perairan Berau. Setelah ada pembahasan, dari pemerintah daerah  nantinya akan menentukan dilarang apa tidaknya penangkapan tersebut, tapi berkaitan dengan perlindungan yang menentukan adalah kementerian.

“Agar tidak berlarut-larut semua itu harus segera di hentikan,” pungkasnya. 
Sumber  : fajar.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply