Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kapal Motor Membawa 27 Penumpang Terombang-ambing di Laut

Pemuda Maritim - Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) bermuatan 27 penumpang, 5 ABK dan satu jenazah, yang sedang berlayar dari Pelabuhan Kalbut menuju Pulau Sepudi, Madura, tiba-tiba macet di tengah laut.

KLM bernama Cinta 2 Reformasi itu mengalami trouble di bagian mesin dan baling-baling, pada jarak sekitar 5 mil dari Pelabuhan Kalbut, di Kecamatan Mangaran Situbondo. Hampir 2 jam lamanya KLM ini terombang-ambing di tengah lautan.

Mendengar kabar tersebut, tim SAR dari Basarnas, BPBD, KPLP dan relawan kebencanaan Situbondo langsung bergerak cepat. Menggunakan kapal milik Pertamina dan kapal motor milik seorang relawan, KLM akhirnya berhasil ditarik ke Pelabuhan Kalbut. Semua penumpang dan ABK KLM Cinta 2 Reformasi pun selamat.
Penumpang kapal motor dievakuasiPenumpang kapal motor dievakuasi Foto: Ghazali Dasuqi

"Semua penumpang selamat. Kapal ini membawa satu jenazah yang akan dikebumikan di Madura. Tapi di tengah laut tiba-tiba mesin kapal ada trouble," kata Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Kamis (16/2/2017).

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, KLM Cinta 2 Reformasi bertolak dari Pelabuhan Kalbut Situbondo tadi pagi sekitar pukul 10.00 Wib. Kapal yang dinakhodai Bapak Sucik (55) ini membawa 27 penumpang dan 5 ABK. Selain itu, ada juga jenazah atas nama Ziyadi (17), seorang pelajar yang meninggal karena sakit di Situbondo. Jenazah ini dibawa pulang untuk dikebumikan oleh keluarganya di Kecamatan Nunggunung Sumenep.

Sesuai jadwal, KLM Cinta 2 Reformasi ini semestinya tiba di Pelabuhan Sapudi, Sumenep, sekitar pukul 13.00 wib. Namun, baru sekitar 2 jam berlayar, mesin dan baling-baling kapal mengalami trouble. Penumpang pun konon sempat panik.

Pihak KLM pun langsung mengontak pihak KPLP Kalbut untuk meminta pertolongan. Pihak pelabuhan meneruskan informasi ke tim SAR untuk meminta bantuan. Sehingga kapal akhirnya berhasil ditarik ke pelabuhan.

"Semua penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Sampai sekarang hanya jenazah yang masih di atas kapal, karena menunggu jemputan dari Madura," tandas Boy Hariyadi, anggota Pusdalops BPBD Situbondo.
Sumber : news.detik.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply