Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » 100 Kapal Ikan untuk Nelayan Natuna

Investor Jepang melakukan peninjauan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) yang dibangun di Selat Lampa. Pembangunan di lahan seluas 3 hektare ini sudah 80 persen selesai.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) KKP Bramantyo Satyamurti memastikan pihak investor Jepang akan membantu mengelola pasar ikan tersebut.

“Beberapa perwakilan investor Jepang sudah melihat kondisi pasar ikan di Ranai. Dan mereka menyukainya, siap bantu kembangkan pasar ikan di Natuna,” sebut Brmantyo usai diskusi bersama Pemerintah Daerah di restoran Basisir Ranai, Rabu (29/3).

Untuk mendukung pengoperasian SKPT di Selat Lampa, Kementeria Kelautan dan Perikanan membantu 100 kapal ikan untuk nelayan Natuna. Diantaranya kapal kapasitas 30 gros ton untuk kapal pengangkut, kapasita 10 GT dan kapasitas 5 GT. Bahannya semi fiber dan kayu.

“Sekarang ini kami berupaya melakukan pembinaan kepada nelayan melalui Koperasi. Dan pihak investor Jepang juga siap membantu membina manajemen koperasi nelayan,” sebut Bramantyo.

Dikatakan Bramantyo, soal wacana mendatangkan 6.000 nelayan dari pulau Jawa. Ia mengatakan masih sebatas wacana. Karena Pemerintah lebih memprioritaskan nelayan lokal. Dan untuk menambah produksi, akan diperbatukan nelayan dari Kalimantan Barat.

“Saya nilai tidak ada ribuan nelayan dari luar. Paling ratusan saja dari Kalimantan Barat. Pemerintah prioritas pemberdayaan nelayan lokal,” tegasnya.
Sumber : batampos.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply