Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Ditahan 11 Hari oleh Pemerintah Malaysia, 6 Nelayan Dipulangkan

Pemuda Maritim - Sebanyak 6 nelayan Sebatik yang diamankan oleh Aparat Malaysia dipulangkan setelah ditahan selama 11 hari oleh Pemerintah Malaysia.

Ke-6 nelayan Sebatik tersebut tiba di Pulau Sebatik, Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 17.00 Wita.

Konsulat RI di Tawau Malaysia Krisna Djaelani mengatakan, 6 nelayan Indonesia dibebaskan tanpa proses hukum.

"Ke-6 nelayan kita sudah kembali ke Sebatik. Mereka dibebaskan tanpa proses hukum dan perahu mereka beserta kelengkapannya tidak disita," ujarnya, Selasa (14/3/2017).

Pemulangan ke-6 nelayan Sebatik sempat terkendala air laut yang surut sehingga tiga perahu milik nelayan Sebatik tersebut sulit digeser ke laut.

Penyerahan 6 nelayan Sebatik tersebut dilakukan Agensi Penguatkuasaaan Maritim Malaysia APMM kepada KRI dan LO Polri di Tawau Malaysia. LO Polri di Tawau kemudian langsung menyerahkan ke 6 nelayan warga Sebatik ke Polsek Sebatik Timur.

Keenam nelayan tersebut tiba di Sebatik disambut oleh Wakil Kepala Polsek Nunukan Iptu Sugimin.

"Sekitar pukul 15.45 wita  berangkat dari pangkalan APMM Tawau dan tiba di perbatasan pada jam 17.00 Wita. Sekarang 6 nelayan tersebut sudah berkumpul bersama keluarganya,” ujar Kaur Sub Bagian Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi.

Sebelumnya, 6 nelayan tradisional Sebatik diamankan oleh aparat Malaysia karena kedapatan mencari ikan di perairan Tinagat Tawau Malaysia, Jumat (3/3/2017).

Tiga perahu nelayan tradisional Sebatik yang menggunkan alat pancing pukat hanyut tersebut terseret arus hingga ke perairan Malaysia ketia mereka mencari ikan di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Sumber : kompas.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply