Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Gelombang Tinggi, Nelayan di Bantul Tidak Berani Melaut

Gelombang tinggi di Pantai Selatan sampai sekarang terus berlanjut. Hal ini mengakibatkan nelayan tidak berani mencari ikan. Sebagai ganti tidak melaut, sejumlah nelayan di Kabupaten Bantul memilih membenarkan jala dan jaring mereka, sedari menunggu kondisi gelombang di Laut Selatan normal kembali.

Seorang nelayan di Pantai Depok Bantul, Misto memaparkan jika sudah sepuluh hari lebih nelayan tak bisa melaut. Kondisi ini tentu membuat nelayan berteriak, lantaran pendapatan mereka mandek. "Tidak ada nelayan yang berani melaut. Sekarang ketinggian gelombang masih sekitar empat meter," ungkap Misto.

Misto mengatakan yang bisa dilakukan nelayan kecil sepertinya dirinya hanya memperbaiki alat tangkap. Sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dia beserta keluarga harus mengandalkan pinjaman tetangga dan sanak saudara. "Sekarang ini sudah masuk musim paceklik," ungkapnya.

Dia memprediksi sampai Juni nelayan di kawasan Bantul bakal tak bisa melaut. Berdasarkan ilmu titen yang dipelajari nelayan, diperkirakan tiga sampai empat bulan ke depan kondisi gelombang di Laut Selatan masih kurang bersahabat. "Karena kami tidak punya penghasilan lagi, harapan kami ada bantuan dari pemerintah," ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (Diperpautkan) Kabupaten Bantul, Pulung Haryadi menjelaskan jika pihaknya sebenarnya sudah memiliki program pemberdayaan nelayan. Wujudnya dengan pendirian koperasi nelayan di Bantul. Koperasi tersebut dimaksudkan sebagai wadah nelayan menghadapi musim paceklik.

"Paling tidak nelayan itu harus memiliki mata pencaharian lain, misalnya berladang. Bisa juga nelayan menyisihkan penghasilannya untuk digunakan pas musim paceklik seperti saat ini," paparnya. "Kalau menurut BMKG prediksinya sampai pertengahan April," tambahnya. (mbr)
Sumber : detik.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yang
    dulunya cuma seorang tki di singapura jadi pembantu rumah tangga
    yang gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi tki itu sangat
    menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak
    disengaja saya melihat komentar orang tentan Mbah Sero dan
    katanya bisa membantu orang untuk pesugihan putih dan akhirnya
    saya coba untuk menghubungi Mbah Sero dan alhamdulilah
    beliau mau membantu saya untuk memberikan pesugihan putih sebesar
    (5 M) bantuan yang diberikan Mbah Sero meman betul2 terbukti dan
    saya sangat bersyukur berkat bantuan Mbah Sero kini saya bisa
    pulang ke indonesia untuk buka usaha sendiri mungkin saya tidak
    bisa membalas budi baik Mbah Sero sekali lagi makasih yaa Mbah
    dan bagi teman2 yang menjadi tkw atau tki seperti saya,bila butuh
    bantuan hubungi: 082-370-357-999 ucapan beliau sangat bisa
    dipercaya dan terbukti nyata atau untuk info lebih lenkap buka blog Mbah Sero
    insya allah beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang tki.
    KLIK DISINI PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBAL

    BalasHapus