Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Konflik Nelayan di Bengkalis Memanas Lagi, 2 Kapal Bantuan Pemkab Dibakar

Konflik antara nelayan di Bengkalis kembali terjadi. Kali ini, 2 unit kapal nelayan jaring batu bantuan Pemkab Bengkalis dibakar nelayan Muntai, Kecamatan Bantan. Kejadiannya di Sungai Kembung Luar, Kamis malam (9/3/2017). Kuat dugaan, persoalan ini muncul karena masalah areal tangkapan ikan, antara nelayan jaring batu dengan nelayan rawai.

Belum diketahui apa punca atau penyebab kenapa nelayan Desa Muntai membakar 2 kapal milik nelayan Desa Pambang tersebut. Menurut informasi, selepas magrib, sekelompok nelayan asal Desa Muntai mendatangi nelayan Desa Pambang dan langsung membakar 2 unit kapal yang diparkir di dekat jembatan Sungai Kembung Luar.

Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono membenarkan adanya kejadian pembakaran 2 kapal nelayan Pambang. Ia bersama anggota Polres dan Polsek Bantan sedang turun ke lokasi kejadian perkara.

''Saya mendapat laporan ada 2 unit kapal bantuan Pemkab Bengkalis milik dibakar nelayan Muntai. Namun kita belum mengetahui apa ada korban jiwa atau tidak dan apa pemicu pembakaran tersebut,'' ujarnya.

Ads
Pada akhir tahun 2016 lalu, kapal nelayan jaring batu asal Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti juga dibakar nelayan Desa Muntai, Kecamatan Bantan Bengkalis.

Pembakaran terhadap kapal nelayan Meranti tersebut dampak dari konflik nelayan jaring batu dengan nelayan rawai masalah areal tangkapan. Nelayan rawai Muntai melarang nelayan jaring batu beroperasi di perairan mereka.
Sumber : www.goriau.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply