Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Menggunakan Jaring Minitrol, 22 Nelayan Diamankan Ditpolair Polda Jatim

Pemuda Maritim -  Direktorat Polisian Perairan (Ditpolair) Polda Jatim berhasil mengamankan 8 kapal nelayan beserta 14 ABK dan 8 Nahkoda kapal yang melanggar tentang ilegal fishing menggunakan jaring minitrol, Rabu (22/3).

22 tersangka diringkus saat menangkap ikan di kawasan laut utara Karang Jemuang sekitar jam 07:00 wib, 20 nelayan tersebut berasal dari kota Gresik dan Lamongan yang sehari harinya bekerja sebangai nelayan di wilayah Gresik dan sekitarnya.

Setelah dilakukan pendataan 8 nahkoda kapal dilakukan pemeriksaan di Subdit Gakkum dan dinas perikanan yang selanjunya akan diproses sesuai pelanggarang yang berlaku.

Salah satu Nahkoda kapal P Ansori  setelah diwawancarai menjelaskan, bahwa dirinya sudah tahu kalau jaring tersebut dilarang. Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena kalau tidak menggunakan jaring tersebut perolehannya sedikit.

"Kami berangkat jam 03:00 WIB dan pulang jam 12: 00 WIB, sehari paling banyak kami dapet ikan 30 kilogram pang sedikit 15 kilogram perhari," tandasnya

Masih kata P Ansori, dirinya mendapet jaring minitrol ini sudah turun temurun dari nenek moyang, dan menggunakan jaring tersebut menurutnya sudah lama. Namun baru kali ini terkena razia.

Kasubit Gakkum menjelaskan, AKBP Boby Tambunan mengatakan bahwa pihaknya mengamankan 22 orang nelayan yang melanggar.

"Kami tadi pagi menerima hasil tangkapan dari SatPolda yaitu 8 kapal nelayan berserta 22 ABK beserta nahkoda kapal yang menangkap ikan menggunakan jaring yang dilarang yaitu jenis trol," jelasnya.

Ia menambajkan, pihaknya langsung mengamankan barang bukti beserta 22 nelayan tersebut.

"Sedangkan barang bukti yang kami amankan berupa, delapan buah kapal nelayan, delapan jaring jenis trol dan ikan hasil tangkapan," tandasnya.
Sumber : www.suarajatimpost.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply