Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Bawean Peroleh Bantuan 3 Perahu Motor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Minimnya perahu layak bagi nelayan untuk melaut di Pulau Pawean mendapat perhatian khusus Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Gresik menyerahkan tiga perahu motor bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada para nelayan Pulau Bawean.

Kepala Dinas Perikanan Kabupayen Gresik, Langu Pindingara menjelaskan ketiga perahu itu masing-masing berukuran 10 Gross Tongae (GT).

Rencananya, ketiga perahu itu akan diberikan ke koperasi KUD Mina Budirejo Panceng kemudian dibawa ke KUB di Pulau Bawean.

Perahu motor itu sengaja pengelolaannya diberikan ke koperasi dan tidak perorangan. Agar nanti dapat dimanfaatkan oleh para anggota nelayan di Pulau Bawaean tersebut.

"Kalau dikelola koperasi nanti biaya perawatannya dan lain sebagainya bisa ditanggung oleh KUD tersebut," terang Langu Pindingara saat dijumpai SURYA.co.id di kantornya, Kamis (2/2/2017).

Sebelumnya empat unit perahu motor berukuran lima GT telah diserahkan ke KUD Mina Budirejo Panceng dan sudah di manfaatkan para anggota nelayan di KUB di Pulau Bawean.

Sebenarnya pengajuan awal bantuan perahu untuk nelayan itu sebanyak 16 perahu motor.
Namun karena proses pengerjaan membutuhkan proses yang cukup lama, oleh karena itu pemberian perahu bantuan dilakukan secara bertahap.

Sesuai agenda pada tahap dua ini pihaknya mendapatkan bantuan sebanyak lima perahu.

"Ya aslinya lima perahu, tapi belum jadi. Sedangkan Kami masih menunggu dua perahu bantuan dari KPP yang dibuat di Madura itu," ungkapnya.



Terlihat tiga perahu motor warna putih dan biru dilambungnya itu bersandar di tepi perairan kelurahan lumpur Gresik.

Ketiga perahu motor itu rencananya akan dibawa ke KUD Mina Budirejo Panceng dan nantinya akan diantar ke KUB di Pulau Bawean.

Menurut dia, jumlah total bantuan perahu nelayan yang telah diterimanya sebanyak 11 unit perahu motor.

"Untuk sisa perahu masih dalam proses pembuatan dan akan diterima pada tahap III," imbuhnya.

Langu menjelaskan pihaknya beralasan Pulau Bawean sangat minim perahu, sehingga pihaknya membawanya ke sana.

"Disana mayoritas nelayan tidak mempunyai perahu motor. Rata-rata mereka mempunyai perahu kecil yang dipakai untuk melaut, itupun jumlahnya sedikit dibandingkan kekayaan laut di perairan Pulau Ratu tersebut," tuturnya.

Pihaknya berharap adanya perahu motor bantuan berukuran sedang ini dapat membantu nelayan untuk dapat secara optimal hasil tangkapan ikan di perairan tersebut.

"Sekaligus dapat memberikan peluang para nelayan untuk memperoleh pendapatan yang lebih, karena bisa memanfaatkan kekayaan sumber daya laut yang ada ditempatnya," pungkasnya.

Rencananya bantuan perahu yang terakhir akan lebih besar daripada perahu sebelumnya.

"Nanti yang terakhir kami mendapat bantuan perahu motor berukuran 20 GT," tandasnya.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply