Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Papua Diminta Waspadai Gelombang Tinggi saat Melaut

Pemuda Maritim - Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan gugatan nelayan atas izin proyek reklamasi tiga pulau di Teluk Jakarta. Namun, proses hukumnya belum tuntas, karena pihak Pemprov DKI maupun pengembang kompak menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Menindaklanjuti hal tersebut, kuasa hukum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Tigor Hutapea mengatakan, akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komisi Yudisial (KY) untuk mengawasi proses tersebut.

"Kami akan coba mengadu kepada KPK, Komisi Yudisal agar mereka bisa melakukan pemantauan, termasuk pemilihan hakimnya, supaya tidak ada akrobatik-akrobatik hukum yang akan dilakukan," kata Tigor dalam Diskusi Redbons di Redaksi Okezone, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Kekhawatiran itu dilatarbelakangi kekalahan nelayan dalam gugatan serupa terhadap Pulau G akhir 2016. Awalnya PTUN mengabulkan gugatan nelayan dan membatalkan izin proyek reklamasi Pulau G. Namun, di tingkat banding, hakim memenangkan pengembang.

Tigor mengatakan, kekalahan nelayan dalam banding hanya terkait prosedur hukum bukan substansi masalah. "Kami punya pengalaman buruk ketika (proses banding) Pulau G dikalahkan. Prosedur pengadilan menganggap gugatan kami sudah lewat 10 hari. Jadi, kami hanya dikalahkan prosedur," lanjut dia.

Sebelumnya diketahui, majelis hakim PTUN Jakarta membatalkan izin reklamasi Pulau F, I, dan K yang diterbitkan Pemprov DKI Jakarta. Pada sidang Kamis 16 Maret 2017, hakim menyatakan keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang pemberian izin pelaksanaan reklamasi Pulau K kepada PT Pembangunan Jaya Ancol, batal. Begitu pula dengan izin serupa atas Pulau F yang diberikan kepada PT Jakarta Propertindo dan Pulau I yang dikembangkan PT Jaladri Kartika Pakci. 
Sumber : okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply