Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Perlu Rambu-rambu Laut di Raja Ampat Agar Terumbu Karang Terjaga

Pemuda Maritim - Kapal pesiar MV Caledonian Sky menerjang terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat, berada di kawasan yang terlalu dangkal. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap lalu lintas kapal di Raja Ampat ditata lebih baik supaya tak merusak kawasan wisata kelas dunia ini.

"Kita berharap Kementerian Perhubungan bisa memperbanyak rambu-rambu laut, supaya tak terjadi hal seperti ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat, Yusdi Lamatenggo, kepada detikcom via telepon, Rabu (15/4/2017).

Dia menjelaskan, selama ini kapal-kapal yang lewat tak pernah merusak terumbu karang. Ini karena kapal-kapal itu tak berada di lokasi yang dangkal. Namun MV Caledonian Sky kemarin entah kenapa nyasar sampai lokasi dangkal yang ditumbuhi terumbu karang.

"Kapal lain aman-aman saja," kata Yusdi.

Peristiwa MV Caledonian Sky menerjang terumbu karang terjadi pada 4 Maret lalu. Kapal berbendera Bahama itu dinakhodai oleh Kapten Keith Michael Taylor. Kapal tersebut digunakan untuk membawa 102 turis dan 79 ABK. Akibat persitiwa itu, 1.600 meter persegi terumbu karang luluh lantak kena hantaman kapal berbendera Bahama itu.

Kepala SAR Sorong, Budi Prasetyo, menjelaskan kawasan yang dirusak MV Caledonian Sky bukanlah kawasan yang boleh dilayari. Kedalaman laut saat itu hanya 2 meter.

"Ini kok bisa kapal sebesar itu lewat di daerah reef. Padahal itu sudah jelas daerah konservasi yang tidak boleh dilalui oleh kapal-kapal besar," papar Budi, Selasa (14/3) kemarin.
Sumber : news.detik.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply