Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Tak Kantongi izin, Nelayan Wajib Ditindak

Pemuda Maritim -  Aktivitas nelayan melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia kini menjadi perhatian. Pasalnya, tak sedikit nelayan yang beroperasi tak mengantongi Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Bahkan, ada pula nelayan yang nekat melakukan penjualan hasil tangkapan ke Malaysia.

Namun untuk menertibkan aktivitas nelayan yang menangkapan ikan tanpa mengantongi izin, hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Nelayan, Rendi menuturkan, sejumlah nelayan di Nunukan mulai mengeluh dengan adanya nelayan yang tak memiliki surat izin beroperasi. Sehingga, pihaknya pun sudah melaporkan persoalan tersebut kepada Pemerintah.

“Kami sudah lapor persoalan ini ke pemerintah. Tapi belum ada tindakan yang diambil oleh pemerintah dan persoalan ini sudah cukup lama,” ujarnya kepada Kaltara Pos, kemarin.

Rendi menegaskan, seharusnya para nelayan memenuhi aturan perizinan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Namun sayangnya, masih ada saja  nelayan belum mengantongi Surat Izin Berlayar (SIB) dan SIPI.

“Ada kapal-kapal pengusaha di Nunukan yang membawa ikan ke Tawau. Menangkap ikan di Nunukan pakai bendera Indonesia. Hasil penangkapannya dijual ke Tawau, kapalnya gunakan bendera Malaysia. Ini kan tidak jelas statusnya,” tuturnya.

Bahkan, dia menduga, ada nelayan memiliki surat jaminan dari Malaysia untuk dapat melakukan aktivitasnya. Kerugian yang disebabkan, tentunya karena permainan harga dari pengusaha atau nelayan dalam menjual hasil tangkapan ikan.

“Mereka datang langsung ‘membanting’ harga karena menjual ikan dengan harga lebih rendah dibandingkan nelayan ikan di perbatasan,” tutupnya.
Sumber : prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply