Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Bisa Hasilkan Belasan Juta Perbulan

 Pemuda Maritim - Potensi perikanan Natuna memang berangam, selain ikan tangkap dan budidaya. Potensi ikan teri atau ikan bilis sangat menjanjikan bagi nelayan tradisional.

Salah satu wilayah perikanan penghasil ikan bilis di Natuna adalah nelayan di Desa Cemaga Tengah kecamatan Bunguran Selatan. Satu orang nelayan bilis bisa meraup penghasilan belasan juta perbulan.

Dengan ditopang koperasi nelayan di Desa tersebut, nelayan terus bisa memaksimalkan hasil tangkap ikan teri yang dilakoni berdasarkan musim tertentu setiap bulannya.

Afrizal,56 nelayan ikan bilis di Desa Cemaga Tengah mengaku, menangkap ikan bilis masih dilakukan tradisional. Siapkan lampu petromak dan serokan. Namun hasilnya masih cukup membiayai kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak.

Musim panen ikan bilis sebutnya tidak setiap hari. Namun pada waktu tertentu, ketika cahaya bulan gelap dan angin tidak kencang. Musim angin Utara tidak bisa panen ikan bilis.

“Dalam satu bulan itu bisa dua kali masa panen. Di Cemaga ini banyak nelayan berprofesi mencari bilis ketika musin angin teduh,” tutur Afrizal ditemui saat menjemur ikan teri hasil tangkapnya, Rabu (12/4).

Afrizal mengaku, setiap bulan dirinya mampu menjual ratusan kilo bilis kering yang sudah dijemur kepada penampung di Ranai. Harganya pun berpariasi sesuai kategori. Untuk ikan bilis ukuran kecil, per kilo dijual Rp 50 ribu dan ikan bilis ukuran besar seharga Rp 30 ribu per kilo gram.

“Minggu lalu saya sudah panen 180 kilo gram bilis. Memang yang sering dibeli penampung bilis ukuran sedikit besar, untuk dijual ke luar Natuna. Alhamdulillah, sebulan bisa belasan juta didapat nelayan disini hasil panen bilis,” ujar Afrizal.

Di Desa nelayan tersebut selain memproduksi ikan bilis kering. Nelayan juga memprodukai pedek, salah satu makanan tradisional Natuna yang terbuat dari permentasi ikan bilis. Biasanya Pedek dibuat ketika cuaca cenderung hujan. Sehingga bilis tidak bisa dijemur.
Sumber : batampos.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply