Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Tanjung Binga Butuh Lampu Navigasi

Pemuda Maritim - Kepala Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Tarappe mengatakan, bahwa masyarakat desanya membutuhkan lampu navigasi di beberapa titik. Lampu tersebut berfungsi sebagai penunjuk arah bagi nelayan menuju dermaga ketika pulang melaut.

Kondisi perairan laut Tanjung Binga yang berkarang dan berbatu sangat beresiko bagi kapal-kapal nelayan ketika ingin bersandar.

"Sudah berapa kali kejadian perahu nelayan itu nabrak karang atau batu ketika pulang malam hari. Jadi masyarakat kami sangat butuh itu," ujar Tarappe saat dihubungi posbelitung.com, Minggu (2/4/2017).

Ia menjelaskan, jika pada malam hari cuaca buruk, nelayan akan sangat kesulitan melihat alur masuk menunju dermaga. Pasalnya, pedoman yang dipasang saat ini hanya seadanya dengan menggunakan penanda dari kayu.

Oleh karena itu, kata dia, lampu navigasi sangat dibutuhkan oleh nelayan Desa Tanjung Binga sebagai pemandu arah.

Sementara itu, kata dia, beberapa desa tetangga, seperti Desa Batu Itam dan Desa Terong sudah terpasang lampu navigasi.

Padahal, jika dibandingkan, jumlah nelayan di Desa Tanjung Binga lebih dominan. Desa Tanjung Binga merupakan satu-satunya desa yang memiliki penduduk nelayan terbanyak di Kabupaten Belitung.

Menurut Tarappe, berdasarkan data desa, dari 1.700 kepala keluarga (KK), 800 KK diantaranya bermatapencaharian sebagai nelayan.

"Jadi asumsinya sekitar 2000 jiwa ber KTP nelayan. Memang di Kabupaten Belitung kami memiliki warga nelayan paling banyak atau mayoritas warga kami nelayan," katanya.

Ia menambahkan, usulan tersebut sudah disampaikan dalam Musrenbang lalu, baik tingkat kecamatan hingga kabupaten. Selaku Kepala Desa, dirinya berharap agar usulan tersebut bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah.
Sumber : .tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply