Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nowegia Tengah Bangun Terowongan Laut Tembus Gunung Batu

Pemuda Maritim -  Laut telah menjadi sarana transportasi yang vital di seluruh dunia.

Upaya untuk mengoptimalkan jalur transportasi yang bisa memindahkan barang dalam jumah besar itu terus dilakukan.

Misalnya oleh negera seperti Norwegia.

Jika pemerintah Indonesia sedang berupaya keras untuk mewujudkan jalur tol laut maka negara seperti Norwegia sedang berusaha keras membuat terowongan laut dengan cara menembus gunung.

Norwegia memang dikenal memiliki bangsa yang ulet dan tangguh serta sekaligus kaya.

Hasil pertambangan minyaknya saja surplus dan keuntungannya dibagikan ke seluruh warga negara.

Keuntungan yang dibagikan bisa menjamin kehidupan warga negaranya hingga 50 tahun ke depan.

Tanpa bekerja pun semua warga negaranya bisa hidup makmur.

Tujuan utama Norwegia untuk membangun terowongan laut yang akan menghubungkan Laut Norwegia dan Laut Utara itu tidak lain untuk makin memakmurkan warganya.

Persis seperti yang dilakukan pemerintah Indonesia yang sedang gencar membangun tol laut demi mensejahterakan warganya.

Norwegia sudah menganggarkan dana sekitar 3,5 triliun untuk membangun tol laut dengan cara menembus gunung berbatu.

Sebagai jalur terowongan laut pertama di dunia, terowongan itu memiliki panjang 1,7 km, tinggi 37 meter, dan lebarnya 26,5 meter.

Pembangunan terowongan spekatakuler yang bisa membuat pelayaran kapal-kapal dagang melaju lebih aman dibandingkan ketika harus berlayar memutari semenanjung yang menghubungkan Laut Norwegia dan Laut Utara karena sering dilanda cuaca buruk akan berlangsung dari awal tahun 2018 hingga 2022.

Selain menjadi alat transportsi yang bisa memberikan masukan bagi keuangan negara, karena setiap kapal yang lewat membayar, terowongan laut itu juga akan menjadi magnet pariwisata dunia. 
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply