Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Tongkang Tabrak Pancang Milik Nelayan

Pemuda Maritim - Nelayan Desa Berindat, Desa Persing, Desa Sedamai, Desa Neraca, dan Desa Lanjut merasa terganggu dengan aktifitas lalulalang tongkang di perairan Selat Pulau Lima. Pasalnya, tongkang pengangkut kayu tersebut menabrak sejumlah pancang milik nelayan yang digunakan untuk mencari ikan.

“Kami bukan tidak memberikan mereka melintas, tapi seharusnya mereka melintas lebih jauh dan jangan menabrak pancang kami,” ujar salah seorang nelayan yang kesehariaanya mencari ikan di perairan Desa Lanjut Kecamatan Pesisir, kepada Batam Pos, Minggu (2/4) siang.

Akhir-akhir ini, sejumlah tongkang sering melintas di parairan tersebut. Bahkan beberapa kali tongkang dengan ukuran super besar juga melintas dekat dengan daratan, dan menusnakan pancang tempat nelayan mencari ikan. Tongkang hilir mudik mengangkat ratusan ton kayu.

Kejadian itu juga diamini Ketua RW 04, Air Merah, Desa Lanjut, Hendrik. Walau belum menerima aduan dari warganya, namun Hendrik mengaku telah mendengar keluh kesah nelayan karena aktifitas tongkang kayu yang melintas di perairan mereka.

Karena kondisi itu telah sering terjadi, Hendrik meminta kepada pihak terkait agar memperhatikan keresahan nelayan tersebut. Dia juga menyarankan agar tongkang tidak melintas terlalu dekat dan merusak pancang milik nelayan setempat.

“Mereka telah melakukan aktifitas mencari ikan sejak kakek nenek mereka di laut itu. Jadi semestinya aktifitas tongkang tidak mengganggu nelayan setempat,” ujar Hendrik.

Di tempat berbeda, nelayan lainnya juga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka membangun pancang bukan segampang membalikkan telapak tangan, bahkan membutuhkan modal untuk mencari kayu kehutan hingga menancapkan kayu tersebut ke dalam laut.

Saat ini nelayan masih dapat menahan amarah mereka, namun jika hal tersebut terus terjadi, mereka juga mengkhawatirkan jika terjadi sesuatu karena amukan nelayan. Bahkan dari cerita mereka, salah seorang nelayan berani menghadang tug boat penarik tongkang tersebut dan melempar dengan kayu ke arah tug boat tersebut.

“Bayangkan saja, hari ini kami memasang pancang, besok udah hilang karena ditabrak tongkang,” ujar Rahmad nelayan lainnya.
Sumber : batampos.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply