Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Kemenhub kembangkan Program Terpadu antara Tol Laut dan Rumah Kita


PEMUDA MARITIM - Kementerian Perhubungan tengah mengembangkan program terpadu antara Tol Laut dan Rumah Kita yang diharapkan dapat menekan disparitas harga dan membangun potensi perdagangan (trade follow the ship) di wilayah Indonesia Timur khususnya Papua. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam forum The 30th International Association of Ports and Harbors (IAPH) World Port Conference di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (12/5).

Termasuk pengembangan 24 pelabuhan strategis serta 5 pelabuhan pengumpul, antara lain Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Bitung, dan 19 pelabuhan untuk penumpang.

Acara konferensi pelabuhan dunia tersebut dihadiri oleh Presiden IAPH, Direktur Utama PT. Pelindo I, II, III, IV, dan 505 peserta dari 51 negara perwakilan mengangkat tema “Transformasi Bahari Indonesia.”

Dalam paparannya Menhub membahas tentang peran serta sektor transportasi maritim dalam mendukung pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Indonesia. “Saya mengapresiasi forum ini sebagai sebuah langkah kongkret dalam menyatukan kemampuan potensi laut Indonesia dengan 50 negara peserta. Kita dapat saling bekerjasama mengelola pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia, terpenting adalah connectivity,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan di sektor maritim, Kementerian Perhubungan telah melaksanakan berbagai kebijakan strategis mendukung program Tol Laut yang digagas oleh Presiden RI. Kebijakan strategis dimaksud, antara lain membangun transportasi multimoda melalui optimalisasi sistem logistik nasional, percepatan pengembangan sistem transportasi multimoda, sinkronisasi transportasi lokal, teritorial dan nasional, pengembangan jaringan sistem transportasi laut terpadu, peningkatan keamanan transportasi laut, dan pemanfaatan alat transportasi laut hijau.

Sumber: maritimnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply